. Film Lebar “Negeri Seribu Sungai” Bisa Angkat Promosi Wisata Jambi | MediaLintasSumatera
Home » , » Film Lebar “Negeri Seribu Sungai” Bisa Angkat Promosi Wisata Jambi

Film Lebar “Negeri Seribu Sungai” Bisa Angkat Promosi Wisata Jambi

Written By MediaLintasSumatera on Rabu, 12 April 2017 | 06.06




(Matra, Jambi)-Film layar lebas yang berjudul “Negeri Seribu Sungai” saat ini tengah melakukan pengambilan gambar di Jambi. Film layar lebar itu diharapkan bisa mengangkat promosi parawisata Provinsi Jambi.

Dipilihnya Provinsi Jambi menjadi lokasi pembuatan film "Negeri Seribu Sungai", suatu kesempatan juga bagi aktor-aktor dari Provinsi Jambi. Sejumlah artis ibukota ikut dalam syuting film ini, seperti Amel Carla, Geral Muhammad dan Reza Fahlevi. Tentunya dengan adanya film ini akan membantu mempromosikan sejumlah destinasi wisata yang ada di Provinsi Jambi.

"Saya tentunya sangat mendukung dengan adanya syuting film Negeri Seribu Sungai di Jambi ini yang dilakukan di beberpa tempat, seperti Candi Muaro Jambi, Gentala Arasy, Pasar Angso Duo dan yang lainnya. Apalagi film ini lebih ke budaya Jambi, tentunya ini akan lebih membuat budaya Jambi lebih dikenal di nasional maupun internasional," kata  Gubernur Jambi Zumi Zola usai menjamu produser Film Negeri Seribu Sungai bersama kru di Rumah Dinas Gubernur, Senin (10/4/2017) sore.
 
Lanjutnya, Zola juga mengatakan film ini lebih mengangkat unsur budaya Jambi. Dan dalam syuting film ini pemainnya 80 persen dari Jambi.

“Bukan hanya pemain, tapi untuk para kameramen dan kru juga melibatkan masyarakat Jambi," Tidak lupa juga, Zola menambahkan dalam film tersebut nantinya juga akan diperkenalkan tentang ikat kepala melayu Jambi yang lebih dikenal dengan nama "Lacak".

Sementara itu Produser Film, Riesdy A Sulaiman menyampaikan gagasan sungai itu, interpretasinya bukan cuma Jambi tapi nasional. “Sungai itukan sebagai aset yang harus dijaga. Selain itu sungai juga merupakan sumber kehidupan, tempat transportasi,” katanya.
 
Kalau di Provinsi Jambi sendiri, sambung Ready Candi Muarojambi juga menarik. Dan ini perlu diperkenalkan lebih jauh lagi. Karena candinya belum banyak orang tahu. Candi Muarojambi juga nanti sebagai latar belakang anak-anak bermain di sana, sebagai konsep bahwa pertemanan di film ini sangat kental sekali termasuk menjaga budaya.

“Di film ini kita bangun bagaimana anak-anak bisa bermain lepas di daerah situ. Jadi lebih memanusiakan manusianya dibanding bendanya. Zumi Zola juga kita ajak untuk bisa main sebagai bintang tamu dalam film ini,” katanya.

Sementara Zumi Zola meminta kru film  “Negeri Seribu Sungai” bisa membawakan “Lacak Jambi” dan dialeg Jambi dalam adegan film itu. “Minimal ada aktor yang mengenakan Lacak Jambi dan dialeg melayu Jambi dalam film itu,” kata Zola. (Asenk Lee)


Share this article :

Posting Komentar