}); }); Pasca Ditetapkan Jadi Branding Wisata Jambi, Pariwisata Kerinci Semakin Menggeliat | MediaLintasSumatera
Home » » Pasca Ditetapkan Jadi Branding Wisata Jambi, Pariwisata Kerinci Semakin Menggeliat

Pasca Ditetapkan Jadi Branding Wisata Jambi, Pariwisata Kerinci Semakin Menggeliat

Written By MediaLintasSumatera on Jumat, 10 November 2017 | 08.32


Danau Kerinci yang memiliki luas sekitar 5.000 meter  persegi dan memiliki panorama alam yang indah menjadi salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. (Foto : Ist/PJN)

(Pesonajambi.net – Jambi) – Ditetapkannya Kabupaten Kerinci sebagai branding atau ikon wisata Provinsi Jambi sejak tahun 2016 membawa banyak perubahan wajah wisata daerah pegunungan tersebut. Pembangunan bidang pariwisata di daerah tersebut mengalami percepatan yang cukup signifikan pasca penetapan Kerinci menjadi branding pariwisata Provinsi Jambi.

Percepatan pembangunan wisata di Kerinci yang cukup terasa selama satu tahun terakhir, yakni pembangunan infratruktur jalan menuju tempat-tempat atau destinasi wisata. Kemudian pembangunan sarana dan prasarana wisata di berbagai pelosok Kerinci. Selain itu, Bandara Depati Parbo Kerinci juga terus dibenahi, sehingga bandara tersebut semakin baik dan saat ini sudah mudah melayani penerbangan.

Manfaat pembenahan infratruktur yang mendukung pariwisata Kerinci tersebut tercermin juga dari meningkatnya kunjungan wisata ke daerah itu satu tahun terakhir. Bupati Kerinci, Adi Rozal pada peringatan  Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Kabupaten Kerinci di gedung DPRD Kerinci, Kamis (9/11/2017) mengatakan, kunjungan wisatawan ke Kerinci medio Januari – Oktober 2017 mencapai 79.120 orang. Kunjungan wisatawan mancanegara sekitar 1.063 orang dan kunjungan wisatawan nusantara (domestik) sekitar 78.057 orang.

Dibandingkan kunjungan wisatawan ke Kerinci beberapa tahun sebelumnya, kunjungan wisatawan ke Kerinci tersebut meningkat cukup drastis. Sebagai perbandingan, kunjungan wisatawan ke Kerinci tahun 2013 hanya sekitar 40.220 orang. Kunjungan wisatawan mancanegara sekitar 1.235 orang dan wisatawan nusantara sekitar 38.985 orang. Kemudian kunjungan wisatawan ke Kerinci tahun 2014 sekitar 1.865 orang  dan wisatawan nusantara 72.415 orang.

“Jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Kerinci sejak Kerinci ditetapkan menjadi branding wisata Jambi tahun 2016 juga meningkat drastis. Wisatawan mancanegara yang berkunjjung ke Kerinci tahun 2016 mencapai 4.000 orang. Sedangkan tahun 2015, kunjungan wisatawan mancanegara ke Kerinci hanya 1.300 orang,”ujarnya.
 Ruas jalan dari Kota Sungaipenuh menuju Danau Kerinci kini semakin bagus. Perbaikan jalan menuju objek wisata favorit di Kerinci itu membuat minat wisata mengunjungi Danau Kerinci meningkat. Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar (kanan) meninjau pembangunan jalan menuju Danau Kerinci di KecamatanKeliling Danau, Kabupaten Kerinci, Jambi, Rabu (8/11/2017). (Foto: RSM/PJN)

Perbaikan Infrastruktur

Menurut Adi Rozal, drastisnya peningkatan kunjungan wisatawan ke Kerinci tidak terlepas dari peningkatan pembangunan infrastruktur jalan ke Kabupaten Kerinci, termasuk ke objek-objek wisata. Selain itu, kunjungan wisatawan ke Kerinci juga meningkat berkat penyelenggaraan berbagai even wisata berskala nasional di Kerinci. Di antaranya Pesta Danau Kerinci, akhir Juli 2017, perayaan HUT ke-72 RI di Gunung Kerinci dan agenda wisata lainnya.

Hingga awal November 2017, lanjut  Adi Rozal, sekitar lima kilometer jalan rusak menuju Danau Kerinci dari Kota Sungaipenuh sudah diaspal mulus menggunakan aspal beton dan hotmix. Perbaikan jalan itu membuat wisatawan semakin tertarik berkunjung ke Danau Kerinci. Kemudian Bandara Depati Parbo Kerinci juga semakin bagus, sehingga sudah ada penerbangan yang melayani rute Kota Jambi – Kerinci.

Pembangunan berbagai sarana dan prasarana wisata di Kerinci, kata Adi Rozal terus ditingkatkan sejak Kerinci ditetapkan menjadi branding wisata Jambi. Pembangunan sarana dan prasarana wisata tersebut tidak lagi hanya dilakukan Pemerintah Kabupaten Kerinci, tetapi juga dilakukan Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Pusat.

Selain itu, lanjut Adi Rozal, gairah wisata ke Kerinci juga semakin meningkat menyusul intensitas promosi wisata dan budaya Kerinci yang dilakukan di tingkat lokal Jambi, regional Sumatera dan tingkat nasional mapun internasional. Kabupaten Kerinci tetap mengikuti kegiatan promosi wisata di even-even wisata yang dilaksanakan di Kota Jambi maupun di Jakarta.
Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar (tengah) meninjau pameran produk kerajinan Kerinci di seusai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Kabupaten Kerinci di Kerinci, Provinsi Jambi, Kamis (9/11/2017). (Foto: RSM/PJN)
Dongkrak Ekonomi

Menurut Adi Rozal, geliat wisata Kerinci satu tahun terakhir, turut memberikan kontribusi dalam peningkatan pendapatan daerah tersebut. Hal tersebut tercermin dari peningkatan Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) Kerinci tahun ini yang mencapai Rp 8 triliun. PDRB Kerinci tersebut meningkat dibandingkan tahun 2016 sekitar Rp 7 triliun.

Sedangkan pendapatan perkapita penduduk Kerinci juga meningkat dari Rp Rp 30,11 juta/orang tahun 2016 menjadi Rp 34,15 juta/orang tahun ini. Kemudian laju pertumbuhan ekonomi daerah itu juga tergolong tinggi tahun lalu, yakni mencapai 6,70 % atau lebih tinggi dari laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi tahun lalu sekitar 4,37 %. 

Dikatakan, perekonomian daerah dan masyarakat Kerinci memang terdongkrak berkat melesatnyapembangunan pariwisata Kerinci. Tingginya jumlah kunjungan wisatawan ke Kerinci secara tidak langsung mendongkrak perekonomian petani, perajin dan pengusaha mikro Kerinci.

Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar pada kesempatan tersebut mengatakan, Pemkab Kerinci harus terus mengembangkan pembangunan berbagai sektor, terutama pertanian dan pariwisata. Sebab, kedua sektor tersebut menjadi penopang utama ekonomi rakyat Kerinci selama ini.

“Sektor ertanian tanaman pangan dan pariwisata menjadi potensi andalan Kerinci selama ini. Kembangkanlah secara optimal kedua sektor tersebut agar member nilai tambah bagi ekonomi masyarakat,”katanya.

Fachrori Umar Bandara Depati Parbo Kerinci juga terus dikembangkan guna memudahkan akses transportasi ke Kerinci. Perluasan areal dan perpanjangan landasan Bandara Depati Parbo Kerinci merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan wisata Kerinci. Peningkatan kualitas landasan bandara itu akan mempermudah akses bagi wisatawan untuk datang ke Kerinci.

“Kami sangat menginginkan pariwisata Kerinci bisa semakin meningkat, baik dari lokal dan internasional. Optimalkan fungsi bandara agar semua turis bisa datang berkunjung di Kerinci, disamping infrastruktur jalan juga sudah membaik,"tambahnya. (PJN/RSM)
 Wakil Gubernur Jambi, Fachrori Umar (tujuh dari kiri) dan Bupati Kerinci, Adi Rozal (enam dari kanan) berpakaian adat Kerinci pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Kabupaten Kerinci di gedung DPRD Kerinci, Jambi, Kamis (9/11/2017).(Foto : PJN/RSM)
Share this article :

Posting Komentar