. Pembangunan Jembatan ke Kampus Universitas Jambi Terbengkalai | MediaLintasSumatera
Home » , » Pembangunan Jembatan ke Kampus Universitas Jambi Terbengkalai

Pembangunan Jembatan ke Kampus Universitas Jambi Terbengkalai

Written By MediaLintasSumatera on Sabtu, 30 November 2019 | 15.42

Ruas jalan dari sisi jembatan menuju kampus Universitas Jambi (Unja), Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi masih ditimbun tanah dan kerikil. Saat hujan jalan tersebut tergenang air.. Foto diambil baru-baru ini. (Matra/Ade SM)

(Matra – Jambi) – Ribuan mahasiswa Universitas Jambi (Unja) yang kuliah di kampus Unja Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi hingga kini harus terus melewati jalan rusak. Masalahnya perbaikan kerusakan jalan dan pembangunan jembatan ke kampus Unja di Pondok Meja masih terbengkalai. Puluhan titik kerusakan jalan menuju kampus Unja Pondok Meja semakin parah dan berubah menjadi kubanganketika hujan deras turun.

Kemudian jembatan menuju kampus Unja yang dibangun tahun lalu itu hingga kini belum selesai dikerjakan. Ruas jalan dari kedua arah jembatan masih ditimbun batu dan tanah atau belum diaspal. Kondisi tersebut membuat ruas jalan di kedua arah jembatan itu sulit dilalui di musim hujan saat ini.

Rindang (25), seorang mahasiswa Unja di kampus Unja Pondok Meja, Muarojambi, Sabtu (30/11/2019) mengatakan, kerusakan jalan ke kampus Unja Pondok Meja sudah bertahun-tahun terjadi dan hingga kini belum ada perbaikan. Kemudian jembatan menuju kampus Unja sudah lebih setahun dibangun. Namun jalan dari kedua arah jembatan masih timbunan tanah dan batu. Jalan di kedua arah jembatan juga masih rendah, sehingga saat ini sering banjir dan sulit dilalui. Bahkan jalan di kedua arah jembatan licin dan curam, sehingga rawan kecelakaan.

“Pembangunan jembatan dan jalan ke kampus Unja yang masih terbengkalai tersebut perlu dirampungkan menyusul musim hujan saat ini. Bila pembangunan jembatan dan jalan tersebut dibiarkan terbengkalai di musim hujan saat ini, dikhawatirkan banjir akan sering terjadi di ruas jalan yang berada di kedua arah jembatan. Kemudian beberapa titik kerusakan jalan dekat kampus dan di depan pintu gerbang kampus Unja Pondokmeja juga kini rusak berat,”ujarnya.
Ruas jalan rusak menuju kampus Universitas Jambi (Unja), Desa Pondok Meja, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi. Foto diambil baru-baru ini. (Matra/Ade SM)
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Muarojambi,  Yultasmi mengakui keterlambatan penyelesaian pembangunan jalan dan jembata menuju kampus Unja Pondokmeja, Muarojambi. Keterlambatan penyelesaian pembangunan jalan dan jembatan ke kampus Unja Pondokmeja tersebut disebabkan minimnya biaya dan banyaknya jalan rusak di daerah itu.

“Saat ini kampi sedang memprioritaskan perbaikan jalan di tiga desa, yakni Desa Telukjambu - Desa Sekumbung, Kecamatan Tamanrajo, Muarojambi. Kerusakan jalan di kedua desa itu mencapai tujuh kilometer. Kerusakan jalan tersebut sulit dilakui saat hujan. Badan jalan yang sebagian besar tanah berlumpur ketika hujan turun, sehingga jalan sulit dilalui.

"Perbaikan jalan tersebut kami lakukan melalui program Gerakan Sapu Lobang (GLS). Perbaikan jalan tersebut melibatkan beberapa perusahaan perkebunan kelapa sawit karena anggaran daerah minim,”katanya.(Ade SM)



Share this article :

Posting Komentar