. Pemerintah Tetapkan Pola Penanganan Virus Corona | MediaLintasSumatera
Home » , , , » Pemerintah Tetapkan Pola Penanganan Virus Corona

Pemerintah Tetapkan Pola Penanganan Virus Corona

Written By MediaLintasSumatera on Kamis, 19 Maret 2020 | 08.53


Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto (Ist)

(Matra, Jambi) – Pemerintah telah menetapkan pola atau protokoler pencegahan dan penanggulangan virus corona (Covid-19).  Pola tersebut, yaitu : 

Jika Anda merasa tidak sehat dengan kriteria, demam lebih dari 38°C, batuk/ pilek/nyeri tenggorokan, maka Anda perlu beristirahat yang cukup di rumah dan minum air yang cukup. Bila tetap merasa tidak nyaman, keluhan berlanjut, atau disertai dengan kesulitan bernapas (sesak atau napas cepat), segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes).

Pada saat berobat ke fasyankes, Anda harus menggunakan masker. Apabila tidak memiliki masker, ikuti etika batuk/bersin yang benar dengan cara menutup mulut dan hidung dengan tisu atau lengan atas bagian dalam.

Kemudian diusahakan agar Anda tidak menggunakan transportasi massal. Selain itu tenaga kesehatan fasyankes akan melakukan screening pasien dalam pengawasan Covid -19. 

Jika memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan Covid -19, maka Anda akan dirujuk ke salah satu rumah sakit (RS) rujukan.

Jika tidak memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan Covid -19, maka Anda akan dirawat inap atau rawat jalan tergantung diagnosa dan keputusan dokter fasyankes.

Jika akan diantar ke RS rujukan menggunakan ambulans fasyankes, Anda harus didampingi oleh tenaga kesehatan yang menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Di rumah sakit rujukan, Anda yang memenuhi kriteria pasien dalam pengawasan Covid -19 akan dilakukan pengambilan spesimen untuk pemeriksaan laboratorium dan dirawat di ruang isolasi.

Spesimen akan dikirim ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Jakarta.
Hasil pemeriksaan pertama akan keluar dalam waktu 1 x 24 jam setelah spesimen diterima.

 Jika hasilnya positif : Anda akan dinyatakan sebagai kasus konfirmasi Covid -19 dan sampel akan diambil setiap hari.

Kemudian Anda akan dikeluarkan dari ruang isolasi jika pemeriksaan sampel 2 (dua) kali berturut-turut hasilnya negatif. Jika hasilnya negatif, Anda akan dirawat sesuai dengan penyebab penyakit. 

Jika Anda sehat, namun ada riwayat perjalanan 14 hari yang lalu ke negara dengan transmisi lokal Covid - 19, lakukan self monitoring melalui pemeriksaan suhu tubuh 2 kali. 

Jika muncul demam lebih dari 38°C atau gejala pernapasan seperti batuk/pilek/nyeri tenggorokan/sesak napas segeralah periksakan diri Anda ke fasyankes.

JIka Anda merasa pernah kontak dengan kasus konfirmasi Covid -19, segeralah melapor ke petugas kesehatan dan periksakan diri Anda ke fasyankes. Untuk selanjutnya, Anda akan diperiksa spesimennya.

Pola atau Protokol Kesehatan ini berdasarkan Surat Edaran Menteri Kesehatan nomor HK.02.01/MENKES/199/2020 tentang Komunikasi Penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Dalam surat edaran tersebut terdapat pula Protokol Komunikasi Publik, Protokol di Area dan Transportasi Publik, Protokol di Area Institusi Pendidikan, Protokol di Pintu Masuk Wilayah Indonesia (Bandara, Pelabuhan, Pos Lintas Batas Daerah/Negara), dan Protokol dalam Lingkup Khusus Pemerintahan.

Surat Edaran ini dimaksudkan untuk meningkatkan dukungan dan kerja sama lintas sektor dan Pemerintah Daerah dalam menghadapi ancaman wabah Covid -19, sehingga masyarakat tenang dan mendapatkan pemahaman mengenai hal-hal yang harus dilakukan bagi lingkungan terdekatnya.

Protokol tersebut akan dilaksanakan di seluruh Indonesia oleh pemerintah dengan dipandu secara terpusat oleh Kementerian Kesehatan. (Berbagai Sumber/Matra/AdeSM)
Share this article :

Posting Komentar