. Penyanyi Tiga Zaman AgaveTrio Kolaborasi Dengan Landur Voice (Milenial) di Konser Live Streaming | MediaLintasSumatera
Home » , » Penyanyi Tiga Zaman AgaveTrio Kolaborasi Dengan Landur Voice (Milenial) di Konser Live Streaming

Penyanyi Tiga Zaman AgaveTrio Kolaborasi Dengan Landur Voice (Milenial) di Konser Live Streaming

Written By MediaLintasSumatera on Kamis, 09 Juli 2020 | 09.03

Saksikan Agave Trio di Konser Live Streaming Fafebook di Akun FB Jerry Sigumonrong pada Jumat 10 Juli 2020 mulai Pukul 19.45 WIB.
(Matra, Jambi)-Masih ingat lagu tangis-tangis “Ulang Ma Tangishon” Ciptaan Jhonsah Sinaga dan lagu lawas Simalungun “Tangkap Ham Tanganhu Botou”Ciptaan Pdt JP Tamsar STh, “Par Lajang”dan “Maria” Ciptaan Jhonsyah Sinaga , “Misir Ham Bai Nadaoh”, “Tiga Raya”. Itulah sekelumit lagu-lagu yang dilantunkan Ageve Trio pada Album Pita Kaset Tahun 1980-an. Juga ada lagu “Tading Ilobei” Ciptaan Jamiden Purba dipopulerkan Agave Group tahun 1998.

Tembang-tembang Lawas itu tentunya masih akrab ditelinga Orang Simalungun usia 50 tahun ke atas. Karena lagu-lagu itu sungguh terkenal dijaman 80-an. Kini tembang-tembang lawas Simalungun, itu akan didendangkan kembali oleh Agave Trio (Jafar Sigumonrong usia 58 tahun -Jhonsyah Sinaga usia 64 tahun-Janpedi Purba usia 55 tahun) di Konser Live Streaming Fafebook di Akun FB Jerry Sigumonrong pada Jumat 10 Juli 2020 mulai Pukul 19.45 WIB. 

Pada Live Streaming kali ini, Agave Trio, Trio tiga jaman ini akan bersanding Trio pendatang baru Landur Voice (Putra Girsang, Brandy Purba Siboro-Anggiat Silalahi). Selain itu juga ada Sobat Sitopu, Nuriati Girsang (Nunung), dan tidak kalah menariknya Keyboris Fahmi Purba Sigumonrong yang juga merupakan putra dari Jafar Sigumonrong (personil Agave Trio).

Lalu bagaimana perjalan kisah Ageve Trio ini! Berikut ini goresan Jerry Sigumonrong, yang juga Seniman Simalungun pencipta Lagu “Ojurni Inang” ini. 

“Pertama kali kenal dunia panggung musik di zaman hampir tak enak walau masih dalam tahap belajar. NgeBand mengiringi Agave Grup keliling Simalungun manerapi mar gitar Bass bersama pemusik handal dari Kota Siantar saat itu ada Kenrik Garingging, bang Piter Saragih dan kawan-kawan, dimotori Almahum Jaidim Damanik dan Pdt Hot Imanson (Alm),” tulis Jerry Sigumonrong, yang kini fokus menangani Landur Voice ini.

Banyak suka duka yang dialami Jerry Sigumonrong bersama Agave Trio saat itu. “Yang paling membanggakan setiap tampil selalu tiga sesi karena berjubel nya penonton. Dimulai Pukul 19.00-21.00, 21.00-23 dan diakhiri 23.00-01.00 WIB di Dolog Masihol, Nagori Dolog, Sipispis dan Panei Raya. Dukanya tentu tak elok dipaparkan karena sebagai gitaris tak berhak menulis nya, wakakaka,” ujar Jerry Sigumonrong.

Menurut Jerry Sigumonrong, seiring berkembangnya alat musik dan beralih ke organ tunggal, maka kenangan terindah dengan group yang personilnya agak polos ini ketika diundang mengisi hiburan resepsi pernikahan di Jakarta. 

“Lupa siapa pengundang. Pokoke sepanggung lah dengan Herti Sitorus waktu itu. Banyak yang lussu lussu lah klo dikenang,” kenang Jerry.

“Terakhir gabung ketika disuruh Alm Mikha Purba menciptakan lagu “Ojur Ni Inang”. Setelah itu punya kesibukan masing-masing dan muncullah yang namanya Sobat Sitopu bersolo karir dalam album Elvi dilengkapi Jesma Trio dan Nuriati Girsang.
AGAVE TRIO. Foto Kolase YouTube
“Jumat 10 Juli 2020 Pukul 19.45 WIB Agave Trio live streaming bersama Landur Voice. Bagaimana penampilan penyanyi tiga zaman ini, ayo kita saksikan bersama-sama dari Studio 2 Patunggung Simalungun Perbat Sondiraya. Etah etah etah HOBASKON!,” ajak Jerry Sigumonrong.

Penampilan Agave Trio dan Landur Voice di Konser Live Streaming ini, akan mengingatkan begitu mahalnya dan begitu indahnya tembang-tembang Simalungun diera jaman Ordebaru dan di era milenial ini. Landur Voice juga akan membawakan tembang lawas Simalungun dengan lantunan suara yang ‘Landur” indah dan apik. 

Ayo jangan luma menonton, dan juga mari sama-sama tembuskan penonton live streaming hingga 3000 saat konser berlangsung. Disaat kita bergabung menonton, sudah bagian dari mencintai, menghargai dan melestarikan Seni Budaya Simalungun. Etah…..Etah Hobaskon!!. (Asenk Lee Saragih) 

Share this article :

Posting Komentar