. Perayaan Waisak di Kota Jambi Diwarnai Aksi Peduli Lingkungan, Tabur Ratusan Ribu Benih Ikan di Danau Sipin | MediaLintasSumatera
Home » , , , , , » Perayaan Waisak di Kota Jambi Diwarnai Aksi Peduli Lingkungan, Tabur Ratusan Ribu Benih Ikan di Danau Sipin

Perayaan Waisak di Kota Jambi Diwarnai Aksi Peduli Lingkungan, Tabur Ratusan Ribu Benih Ikan di Danau Sipin

Written By MediaLintasSumatera on Rabu, 26 Mei 2021 | 19.08

Penaburan benih ikan dan pelepasan anak kura-kura dalam rangka perayaan Waisak 2565 BE dan Hari Luang Tahun ke-75 Pemkot Jambi di Danau Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Provinsi Jambi, Rabu (26/5/2021). (Foto : Matra/KominfoKotaJambi)

(Matra, Jambi) – Perayaan hari raya Waisak 2565 Budha Earth (BE) di Kota Jambi diwarnai dengan aksi peduli kelestarian lingkungan hidup. Hal itu ditandai dengan penaburan ratusan ribu benih ikan dan ratusan anak kura-kura di objek wisata Danau Sipin, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Provinsi Jambi, Rabu (26/5/2021). Penaburan benih ikan dan anak kura-kura tersebut dilakukan Wali Kota Jambi, Syarif Fasha dan para pengurus Persatuan Umat Budha Jambi (PUBJ).

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha pada kesempatan tersebut mengatakan, aksi pelestarian lingkungan dengan menabur benih ikan dan anak kura-kura di Danau Sipin digelar bersama umat Budha Jambi terkait dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Pemerintah Kota Jambi yang jatuh pada hari Senin (17/5/2021) dirangkaikan dengan perayaan Hari Raya Waisak 2565 BE, Rabu (26/5/2021).

Jumlah benih ikan lokal yang ditabur di Danau Sipin pada kesempatan tersebut mencapai satu ton. Ritual penaburan benih ikan dan pelepasan anak kura-kura di Danau Sipin tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Kesejahteraan Sentosa (YKS) Ronny Attan para tokoh warga Tionghoa Jambi, Robin Alisanto Lie, Rudy Zhang dan Humas PUBJ, Harta Dinata.

Menurut Syarif Fasha, selain untuk pelestarian lingkungan, pelepasan ikan dan kura-kura ke air merupakan salah satu  ritual umat Budha setiap perayaan Waisak. Tahun lalu juga umat Budha melakukan hal yang sama di Danau Sipin dan Sungai Batanghari. Tujuan ritual pelepasan benih ikan dan anak kura-kura ke danau dan sungai tersebut bertujuan menyelamatkan makhluk hidup dari ancaman kepunahan.

"Memperingati hari raya Waisak 2565 BE hari ini dan dalam rangka perayaan HUT ke-75 Pemkot Jambi, 17 Mei lalu, kami bekerja sama dengan umat Budha Jambi melakukan aksi pelestarian lingkungan dengan menabur benih ikan dan anak kura-kura di Danau Sipin. Kami berharap aksi pelestarian lingkungan ini bisa menjaga kelestarian lingkungan hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat Jambi,”katanya.

Syarif Fahsa pada kesempatan tersebut juga memberikan apresiasi kepada umat Budha Jambi yang telah menyumbangkan benih ikan dan anak kura-kura untuk dilestarikan di Danau Sipin Kota Jambi. Benih ikan tersebut diharapkan bisa berkembang dan dapat memberikan sumber pendapatan masyarakat sekitar.

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Umat Budha Jambi (PUBJ), Rudi Zhang pada kesempatan tersebut mengatakan, pelepasan benih ikan dan anak kura-kura ke Danau Sipin dikenal dengan ritual Fangsheng. Ritual menjadi salah satu wujud pelaksanaan ajaran Budha yang menyebutkan bahwa semua makhluk hidup, apapun jenisnya, besar kecil, tidak ingin menderita dan kesakitan. Karena itu benih ikan dan kura-kura harus dilepas secara simbolis ke habutatnya.

"Melalui pelepasan hewan-hewan yang kemungkinan akan dikonsumsi masyarakat ini, kita memberikan sedikit tambahan waktu baginya untuk hidup supaya dia dapat menikmati kehidupan yang lebih lama. Kita berharap, pelepasan ikan dan anak kura-kura ini dapat membuat lingkungan di Danau Sipin lebih baik,"katanya. 

Terkait ibadah perayaan Waisak di Kota Jambi, Rudy Zhang mengatakan, perayaan Waisak di Jambi dilakukan secara sederhana. Sebagian wara merayakan sembahyang di vihara secara terbatas dengan mematuhi protokol kesehatan. Sebagian lagi umat Budha melakukan ibadah perayaan Waisak di rumah masing-masing dan ada yang melalui live streaming (online).

“Bertepatan dengan Waisak tahun ini, kami umat Budha di Jambi tetap berdoa agar pandemi Covid-19 yang sudah lebih setahun melanda negara kita bisa segera teratasi. Hal ini penting agar pemulihan ekonom bisa segara terwujud. Kami mengimbau seluruh umat Budha di Jambi tetap patuh protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari,”katanya. (Matra/AdeSM)


Share this article :

Posting Komentar

Mengucapkan

Mengucapkan
Dari: Hj Dra Elviana MSi

Kita Bisa

RAGAM BERITA

Mengucapkan

Mengucapkan
Hj Dra Elviana MSi dan Keluarga

Redaksi Matra Mengucapkan

Redaksi Matra Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

Perjuangan Paslon Vandiko Timoteus Gultom -Martua Sitanggang Mengganti Bupati Samosir

Perjuangan Paslon Vandiko Timoteus Gultom -Martua Sitanggang Mengganti Bupati Samosir
KLIK Benner Untuk Beritanya