. Penutupan UKW PWI Provinsi Jambi, Sayid Iskandarsyah: UKW Menjawab Kegelisahan Pemangku Media | MediaLintasSumatera
Home » , , , , , » Penutupan UKW PWI Provinsi Jambi, Sayid Iskandarsyah: UKW Menjawab Kegelisahan Pemangku Media

Penutupan UKW PWI Provinsi Jambi, Sayid Iskandarsyah: UKW Menjawab Kegelisahan Pemangku Media

Written By MediaLintasSumatera on Sabtu, 25 September 2021 | 21.37


(Matra, Jambi)
-Koordinator Penguji Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi Angkatan VIII dan IX Sayid Iskandarsyah menegaskan kalau UKW sangat perlu dilakukan guna menunjukkan kapasitas wartawan dalam menjalankan profesinya secara profesional. UKW dilakukan wujud dari kegelisahan para pemangku atau pemilik media terkait kompetensi para pewartanya.

Hal itu diungkapkan Sayid Iskandarsyah pada penutupan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi Angkatan VIII dan IX Tahun 2021 di BW Luxury Hotel Jambi, Sabtu (25/9/2021).

Tim Penguji pada UKW PWI Provinsi Jambi Provinsi Jambi Angkatan VIII dan IX Tahun 2021 adalah  1.Sayid Iskandarsyah, 2.Djunaedi Tjunti 3.Yusuf M Said (Theo) 4.Cahyonoadi 5.Suherlan 6.Firdaus Komar 7.Cedin Rosyad Nurdin dan Ati Suprihatin.


“UKW sangat penting, inilah wujud dari kegelisahan para pemangku dan pemilik media terhadap pewartanya. Tercetus kalau tidak salah saya di Palembang Provinsi Sumatera Selatan, pada tahun 2010 yang lalu. Sehingga UKW adalah salah satunya untuk menjawab kegelisahan itu,” kata Sayid Iskandarsyah.

 “Selain kesadaran profesi, termasuk keterampilan juga diberikan kepada para peserta UKW. Meski telah menyandang status kompeten, seorang jurnalis tetap harus mawas diri. Ini karena tentu akan diawasi banyak pihak. Berat beban kompetennya. Tingkatkan kompetensinya selalu, meski ada yang belum berhasil jangan berkecil hati, dan bisa ikut lagi pada kesempatan mendatang,” jelasnya.

Menurut Sayid Iskandarsyah, UKW digulirkan mengingat pentingnya peranan media di berbagai sisi, tentunya diperlukan formula yang tepat. Sejak akhir dekade tahun 2000-an Dewan Pers (DP) sudah menggagas adanya standar kempetensi wartawan (SKW).

Kemudian dituangkan ke Peraturan Dewan Pers No.1/2010. Gagasan SKW digemakan dalam piagam Palembang beriringan dengan momen Peringatan Hari Pers Nasional, 9 Februari 2010.

Sementara hasil UKW Tingkat Muda, Madya dan Utama dumumkan oleh Tim Penguji Djunaedi Tjunti. UKW PWI Jambi Angkatan VIII dan IX, dari 44 peserta yang hadir mingikuti  ujian, 4 dinyatakan belum berkompeten.  Tiga orang dari tingkat Muda, dan 1 dari tingkat Madya. 

Sementara empat peserta tingkat Utama diantaranya yakni Rosenman Manihuruk (Redpel Jambipos Online), Risza Saputra Bazar, pimpinan redaksi (Pimred) Harian Jambi Independent, Alpadi Monas (Pimred Serujambi.com) dan seorang jurnalis perempuan Yusnaini Rany dinyatakan berkompeten. 
 
Jaga Marwah UKW


Sementara Ketua PWI Peovinsi Jambi Ridwan Agus Depati saat menutup UKW PWI Provinsi Jambi tersebut mengatakan, bagi peserta sudah dinyatakan kompeten jangan riya dan tetap menjaga marwah UKW.
 
“Bagi yang belum kompeten, jangan kecil hati, itu adalah keberhasilan yang tertunda. Tetap semangat, masih ada kesematan UKW kedepan. Untuk dapat gelar utama saya saja harus 4 kali UKW," ungkap Ridwan Agus yang telah sukses melaksanakan UKW sebanyak 4 kali dalam dua tahun menjabat ini.

Ridwan Agus menegaskan PWI Jambi akan berbenah mengejar ketertinggalan dari UKW di Pulau Jawa. Juga menargetkan PWI Jambi memiliki penguji yang setara dengan daerah lain. “Wartawan tak lapuk dimakan hujan, tak lekang di makan panas," sebutnya.

“Saya ucapkan terima kasih untuk semua pihak, para penguji, Pengurus PWI Provinsi Jambi, panitia pelaksana atas terselenggaranya UKW Angkatan VIII dan IX,” katanya.

Sementara mewakili peserta UKW Angkatan VIII dan IX, Risza Saputra Bazar mengatakan 3 hari sebelum ujian dirinya sudah was-was, karena tidak  mudah lolos ujian.

“Sebelum ujian sudah kena mental. Tapi saya pribadi bersyukur para penguji Bapak Theo Yusuf MS tidak pernah mempersulit kami dalam menghadapi ujian,” katanya.

Risza berharap PWI Provinsi Jambi terus meningkatan kompetensi wartawan di Provinsi Jambi, terkhusus pewarta anggota PWI. Ini penting jika berbicara profesi. Dia juga mengajak wartawan yang mengikuti UKW untuk selalu belajar dan jangan merasa puas. “Mari kita terus belajar, jangan pernah berhenti belajar," tutupnya.

(UKW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jambi Angkatan VIII dan IX Tahun 2021 mengangkat Tema “Wujudkan Wartawan Berkualitas Berkompeten Dimasa Pandemi Covid-19”. 
Selama pelaksnanaa UKW menerapkan protokol kesehatan ketat. Peserta UKW tidak hanya berdomisili di Kota Jambi, namun juga datang dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur , Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Kerinci.

Terlaksananya UKW PWI Provinsi Jambi Tahun 2021 ini bekerjasama dengan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Sumatera Bagian Selatan.

KKKS yang beroperasional di wilayah Sumatera Bagian Selatan dan turut mendukung UKW ini diantaranya Pertamina EP, PetroChina International Jabung Ltd, Repsol, Montd’or Oil Tungkal Limited, Jadestone Energy Lemang, Seleraya Merangin Dua (SRMD) dan Jindi South Jambi. UKW berlangsung Jumat-Sabtu 24-25 September 2021.(Matra/Asenk Lee Saragih)
Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA

Redaksi Matra Mengucapkan

Redaksi Matra Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

Perjuangan Paslon Vandiko Timoteus Gultom -Martua Sitanggang Mengganti Bupati Samosir

Perjuangan Paslon Vandiko Timoteus Gultom -Martua Sitanggang Mengganti Bupati Samosir
KLIK Benner Untuk Beritanya