. Kasus Covid-19 Melandai, Pejabat Jambi Tak Lagi Pakai Masker Saat Tampil di Panggung | MediaLintasSumatera
Home » , , , » Kasus Covid-19 Melandai, Pejabat Jambi Tak Lagi Pakai Masker Saat Tampil di Panggung

Kasus Covid-19 Melandai, Pejabat Jambi Tak Lagi Pakai Masker Saat Tampil di Panggung

Written By MediaLintasSumatera on Selasa, 02 November 2021 | 09.50

Gubernur Jambi, H Al Haris sudah tidak lagi memakai masker ketika memberi sambutan di DPRD Provinsi Jambi menyusul melandainya kasus Covid-19 di Jambi. Gambar diambil baru-baru ini.  (Foto : Matra/KominfoJambi).

(Matra, Jambi) – Melandainya kasus Covid-19 di Provinsi Jambi sebulan terakhir semakin memberikan keleluasaan bagi warga masyarakat dan aparatur pemerintah di daerah tersebut melakukan berbagai aktivitas. Rendahnya kasus harian Covid-19 di provinsi itu hingga saat ini membuat warga masyarakat dan pejabat pemerintah setempat pun sudah mulai mengurangi penggunaan masker. 

Para pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi pun, termasuk Gubernur Jambi, H Al Haris sudah tidak lagi memakai masker dalam beberapa kali tampil di panggung atau podium ketika memberikan sambutan/arahan. Kemudian warga masyarakat yang melakukan aktivitas sehari-hari di ruang publik juga semakin banyak yang tidak lagi menggunakan masker menyusul rendahnya kasus Covid-19.

Pantauan medialintassumatera.com (Matra) pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al Falah Kota Jambi, Senin (1/11/2021), Gubernur Jambi, H Al Haris tidak lagi memakai masker. Hal serupa juga dilakukannya dalam beberapa acara pemerintahan sepakan terakhir. Setelah memberi sambutan dan turun dari panggung atau podium, Al Haris kembali menggunakan masker. 

Kemudian warga masyarakat yang menikmati suasana rekreasi di Taman Tugu Keris Siginjai dan Kolam Renang Telaga Ratu, Kotabaru, Kota Jambi sepekan terakhir banyak yang tidak lagi memakai masker.  

Menurut Al Haris, kendati sudah ada keleluasaan berkegiatan sosial dan ekonomi di masyarakat menyusul melandainya kasus Covid-19 di Jambi, seluruh elemen masyarakat diharapkan tetap melakukan protokol kesehatan (prokes) ketika kontak dengan orang lain. 

Kemudian, lanjutnya, Satgas Penanganan Covid-19 juga diharapkan terus memantau pertambahan kasus Covid-19. Pemantauan tersebut penting mencegah kelengahan masyarakat mengenai terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di saat kegiatan sosial, ekonomi dan Pendidikan yang mulai normal.

“Saya meminta Satgas Covid-19 Provinsi Jambi, kota dan kabupaten tetap mengintensifkan monitoring dan evaluasi penerapan prokes mencegah terjadinya lonjakan Covid-19. Selain itu percepatan penanganan kasus Covid-19 dan vaksinasi perlu terus dilakukan,”katanya.

Dijelsakan, pengawasan penerapan prokes di kota dan kabupaten di Jambi harus terus diintensifkan mencegah kelengahan warga masyarakat terhadap masih adanya potensi penularan kasus Covid-19 di tengah mulai normalnya kegiatan masyarakat saat ini. 

“Selama satu bulan terakhir kasus Covid-19 di Provinsi Jambi turun secara drastis. Kondisi ini bisa membuat warga masyarakat lengah, sehingga mereka kurang patuh memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. Jadi pengawasan mengenai prokes ini perlu terus dilakukan,”ujarnya.

Dijelaskan, seluruh jajaran pemerintah, aparat keamanan, pengusaha dan segenap lapisan masyarakat di Jambi perlu waspada Covid-19 mengantisipasi munculnya varian baru Covid-19, AY. 4.2. Varian baru Covid-19 tersebut memicu lonjakan kasus Covid-19 di Inggris saat ini.
Gubernur Jambi, H Al Haris sudah tidak lagi memakai masker pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Al Falah Kota Jambi, Senin (1/11/2021). (Foto : Matra/KominfoJambi)

Apresiasi

Mengenai capaian vaksinasi di daerah tersebut, Al Haris mengatakan, dirinya mengapresiasi meningkatnya antusiasme warga masyarakat Jambi mengikuti vaksinasi hingga ke desa-desa. Warga masyarakat di Jambi masih terus datang ke tempat-tempat vaksinasi yang dilaksanakan jajaran kepolisian di kepolisian sektor (Polsek) maupun di puskesmas. 

“Kami berharap vaksinasi bisa terus dilaksanakan secara intensif hingga ke pelosok desa dan segenap lapisan masyarakat. Dengan demikian target vaksinasi 70 % untuk masyarakat Jambi hingga Desember nanti bisa tercapai,”katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan, capaian atau realisasi Covid-19 di Provinsi Jambi hingga Senin (1/11/2021) sudah mencapai 2.517.109 orang atau 93,37 % dari total target vaksinasi di Jambi sekitar 2.686.193 orang. Vaksinasi dosis pertama di Jambi sudah mencapai 1.521.869 orang (56,66 %) dan dosis kedua sekitar 995.240 orang (37,04   %). 

Terkait kasus harian Covid-19 di Jambi, Johansyah mengatakan, dua pekan terakhir kasus harian Covid-19 di daerah di bawah lima kasus. Sedangkan total kasus Covid-19 di Jambi hingga Senin (1/11/2021) mencapai 29.741 kasus, sembuh sekitar 28.919 kasus dan meninggal 778 kasus. Sedangkan pasien Covid-19 yang dirawat di daerah tersebut tersisa sebanyak 44 orang. (Matra/Radesman Saragih). 
Vaksinasi di Desa Tuo Ilir Lancar Tiang, Kecamatan Tebo Ilir, Kabupaten tebo, Provinsi Jambi yang diikuti 139 orang warga, Sabtu (30/10/2021). (Foto : Matra/HumasPoldaJambi).

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA

Redaksi Matra Mengucapkan

Redaksi Matra Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

Perjuangan Paslon Vandiko Timoteus Gultom -Martua Sitanggang Mengganti Bupati Samosir

Perjuangan Paslon Vandiko Timoteus Gultom -Martua Sitanggang Mengganti Bupati Samosir
KLIK Benner Untuk Beritanya