. Kearifan Lokal Akar Ketahanan Budaya Bangsa Hadapi Budaya Global | MediaLintasSumatera
Home » , , , » Kearifan Lokal Akar Ketahanan Budaya Bangsa Hadapi Budaya Global

Kearifan Lokal Akar Ketahanan Budaya Bangsa Hadapi Budaya Global

Written By MediaLintasSumatera on Minggu, 12 Desember 2021 | 06.04

Gubernur Jambi, H Al Haris (kiri) menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba seni – budaya Jambi pada Ragam Budaya Jambi Tahun 2021 di Taman Budaya Jambi Sungai Kambang, Kota Jambi, Sabtu (11/12/2021) malam. (Foto : Matra/KominfoJambi).

(Matra, Jambi) – Generasi muda di daerah perlu menggali dan mengembangkan kembali kearifan – kearifan lokal yang sebagian besar nyaris punah. Kearifan lokal di setiap daerah penting dilestarikan karena merupakan aset budaya daerah dan bangsa yang memiliki nilai-nilai luhur kehidupan. Nilai-nilai luruh budaya lokal tersebut memiliki manfaat besar menghadapi pengaruh budaya global (asing). 

“Saya mengajak generasi muda mengenali jati diri dan khazanah budaya Jambi dengan mencari serta menggali kebudayaan Jambi. Hal itu penting agar budaya lokal bisa diangkat menjadi aset budaya daerah dan mengadaptasikannya ke dalam kehidupan masa kini. Kearifan lokal merupakan akar ketahanan budaya daerah dan bangsa yang tidak boleh dibiarkan punah,”kata Gubernur Jambi, Dr H Al Haris, SSos,MH pada pembukaan Ragam Budaya Jambi Tahun 2021 di Taman Budaya Jambi Sungai Kambang, Kota Jambi, Sabtu (11/12/2021) malam. Turut hadir pada kesempatan tersebut,  Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi,  Rocky  Canrda dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jambi, Hj Iin Kurniasih Sudirman.

Dikatakan, kemajuan teknologi membawa banyak dampak negatif yang berpotensi mempengaruhi generasi muda. Karena itu kemajuan teknologi hendaknya disikapi dengan bijak, dimanfaatkan dengan baik untuk membantu pola pengembangan budaya. Salah satu upaya yang bisa dilakukan menghadapi budaya asing yang menggempur kehidupan masyarakat belakangan ini, yakni mengangkat seni budaya lokal atau daerah, termasuk seni budaya Jambi melalui media dalam jaringan (daring) atau online.

Al Haris mengungkapkan, generasi muda atau generasi milenial dapat menjadi modal semangat untuk menghadapi pesatnya perkembangan zaman yang menuntut mereka untuk siap dan berani menghadapi segala tantangan dan hambatannya.

"Generasi milenial sebagai generasi yang akan melanjutkan estafet pembangunan daerah dan nasional memiliki peranan penting bagi kemajuan di berbagai bidang. Generasi milenial dengan segala semangat dan ide segarnya dapat membuat perubahan pembangunan di segala bidang, baik sosial, ekonomi, politik, pendidikan, dan tentu saja budaya,"paparnya.

Al Haris menyambut baik generasi muda Jambi menggelar Ragam Budaya Jambi 2021. Kegiatan budaya ini diharapkan membangkitkan minat dan rasa cinta generasi muda Jambi terhadap khazanah budaya yang ada. Dengan demikian kelak generasi muda Jambi akan mewarisi negeri ini ke depan. Mereka juga akan dapat mengangkat aset budaya Jambi lebih luas di tingkat nasional.

Al Haris juga mengajak generasi muda Jambi menjadikan acara Ragam Budaya Jambi sebagai motivasi bagi anak Jambi melestarikan budaya daerah. Saat ini sudah banyak anak Jambi yang sudah berbuat dan memiliki karya karya luar biasa dalam mengangkat nama Provinsi Jambi. 

Ragam Budaya Jambi tersebut diharapkan dapat menggali potensi generasi muda sehingga turut serta menjaga dan melestarikan budaya, sebagai salah satu akar identitas bangsa Indonesia, khususnya budaya Jambi.

"Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi membutuhkan peran generasi muda dalam upaya pembangunan Provinsi Jambi. Acara ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi antara Pempro Jambi dengan para komunitas generasi muda yang bergerak dalam bidang seni budaya, kreatif dan kuliner untuk kemajuan pembangunan Provinsi Jambi,”katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Provinsi Jambi, M Arif Budiman menyampaikan, penyelenggaraan acara Ragam Budaya Jambi bertujuan meningkatkan peran serta pelaku usaha seni di Provinsi Jambi demi mendukung sektor pariwisata Provinsi Jambi.

“Saya mengharapkan acara ini dapat lebih menstimulus ekonomi pelaku seni budaya, busana dan kuliner bagi generasi milenial sebagai salah satu pelaku usaha, guna lebih meningkatkan perekonomian masyarakat, serta dapat meningkatkan perekonomian daerah. Acara ini juga dapat menjadi wadah bagi pelaku seni untuk mengembangkan budaya daerah, karena budaya itu bukan hanya harus dipelihara tetapi harus terus kita kembangkan,”katanya. (Matra/AdeSM).

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA

Redaksi Matra Mengucapkan

Redaksi Matra Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya