. Pendampingan Orang Tua Dukung Vaksinasi Pelajar di Simalungun | MediaLintasSumatera
Home » , , , , » Pendampingan Orang Tua Dukung Vaksinasi Pelajar di Simalungun

Pendampingan Orang Tua Dukung Vaksinasi Pelajar di Simalungun

Written By MediaLintasSumatera on Selasa, 11 Januari 2022 | 17.44

Seorang siswa mengikuti vaksinasi di SD Negeri 0904156 Bandar Siantar, Kecataman Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Selasa (11/1/2022). (Foto : Matra/Febriyan Purba). 

(Matra, Pematangsiantar) – Vaksinasi pelajar usia 6 – 11 tahun yang dilaksanakan secara serentak di Tanah Air pekan ini mendapat sambutan antusias dari anak-anak atau siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Antusiasme tersebut nampak dari kehadiran para murid pada palaksanaan vaksinasi di SD Negeri 0904156 Bandar Siantar, Kecataman Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Selasa (11/1/2022). 

Pendampingan yang dilakukan orang tua sangat mendukung kelancaran vaksinasi di SD Bandar Siantar tersebut. Beberapa orang siswa yang semula takut disuntik vaksin akhirnya bersedia divaksinasi berkat dukungan orang tua. Selain itu, petugas vaksinator juga melakukan vaksinasi terhadap para siswa dengan penuh keramahan, sehingga siswa tidak takut disuntik. 

Kepala sekolah SD 0904156 Negeri Bandar Siantar, Simalungun, Opendi Purba, SPd pada kesempatan tersebut mengatakan, jumlah siswa yang terdaftar untuk divaksinasi di sekolah tersebut sebanyak 159 orang. Sedangkan siswa yang berhasil divaksinasi sebanyak 144 orang. Sebanyak 15 orang siswa sekolah tersebut tidak divaksinasi. 

“Empat orang siswa tidak divaksinasi karena tidak jelas status sekolahnya atau jarang masuk sekolah. Dua orang siswa lainnya sudah divaksinasi sebelumnya di tempat lain. Sedangkan sembilan orang siswa lainnya tidak divaksinasi karena berbagai alasan,”katanya.  

Menurut Opendi Purba, vaksinasi merupakan syarat utama bagi siswa di sekolah tersebut untuk bisa mengikuti proses pembelajaran tatap muka.  Sedangkan siswa yang tidak divaksinasi tidak bisa mengikuti pembelajar tatap muka, tetapi harus mengikuti pembelajaran online. 

“Kami mengapresiasi kesediaan orang tua atas persetujuan mereka terhadap vaksinasi pejaran ini. Melalui vaksinasi ini para siswa dapat kembali belajar lebih efektif dan intensif melalui proses pembelajaran tatap muka di sekolah,”ujarnya. 

Pantauan medialintasumatera.com (Matra), vaksinasi pelajar di SD 0904156 Negeri Bandar Siantar berjalan lancer. Petugas vaksinator tidak mengalami kesulitan melakukan vaksinasi kepada para siswa. Beberapa orang siswa memang tampak takut disuntik. Namun berkat dukungan dan semangat yang diberikan petugas vaksinator dan orang tua, para siswa akhirnya mau divaksinasi. 

Pelaksanaan vaksinasi tersebut juga menerapkan protokol kesehatan, khususnya menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menjaga jarak. Pihak pelaksana vaksinasi juga menyediakan masker. Siswa dan orang tua yang datang ke lokasi vaksinasi tanpa masker langsung diberikan masker. Petugas juga mengingatkan para siswa dan orang tua siswa tetap menjalankan protokol kesehatan selama berada di lokasi vaksinasi.
Orang tua mendampingi anak-anak mereka pada vaksinasi pelajar di SD Negeri 0904156 Bandar Siantar, Kecataman Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Selasa (11/1/2022). (Foto : Matra/Febriyan Purba). 

Dukungan Orang Tua

Sementara itu, para orang tua siswa SD 0904156 Negeri Bandar Siantar mendukung vaksinasi untuk siswa di sekolah tersebut. Vaksinasi itu dinilai penting agar anak-anak mereka bisa belajar tatap muka di sekolah. Pembelajaran tatap muka dinilai para orang tua penting agar para siswa lebih menguasai bahan-bahan pelajaran. 

“Saya setuju vaksinasi pelajar ini agar anak-anak bisa belajar tatap muka di sekolah. Selama belajar online, anak-anak banyak yang kurang memahami materi pelajaran. Nah, kalua belajar tatap muka, anak-anak bisa lebih memahami pelajaran melalui penjelasan langsung guru mereka,”kata Aisyah (35), seorang orang tua siswa SD 0904156 Negeri Bandar Siantar. 

Hal senada juga diungkapkan seorang petugas vaksinator, Sintaria Sipayung, AmKeb pada kesempatan tersebut. Menurut Sintaria, vakskinator pending dan baik dilakukan untuk pelajar karena vaksinasi merupakan program pemerintah dan wajib dilakukan mencegah penyakit yang tidak diinginkan, yakni Covid-19.

“Vaksinasi ini penting untuk meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh anak agar mereka terhindar terhindar Covid-19. Seluruh siswa juga perlu divaksinasi untuk mewujudkan herd immunity (kekebalan kelompok) di sekolah ini,”paparnya.

Aparatur Pemerintah Kecamatan Gunung Malela, Simalungun, Rafles Sinaga pada kesmepatan tersebut juga mengatakan, vaksinasi pelajar tersebut penting mencegah penularan Covid-19 klaster sekolah. Selain itu, vaksinasi pelajhar juga penting karean sudah menjadi program nasional dalam mengendalikan Covid-19. 

“Sehubungan dengan himbauan Pemeirntah Kabupaten Simalungun dan Pemerintah Pusat, vaksinasi pelajar sangat penting guna mendukung pembelajaran tatap muka sekaligus mencegah penularan Covid-19 di kalangan pelajar,”ujarnya.
Dikatakan, vaksinasi pelajar di SD 0904156 Negeri Bandar Siantar. Digelar atas kerja sama pihak sekolah dengan Puskesmas Bandar Siantar, Gunung Malela dan jajaran keamanan.

Tim vaksinator dari Puskesmas Bandar Siantar, yakni dr Seswati, Roida Manurung, AmK, Sintaria Sipayung, AmKeb, Herlina, AmKeb dan Sri Pestani, AmK. Turut hafir memantau vaksinasi tersebut, Bintara Pembina Masyarakat (Babinsa) Bandar Siantar, Zulham, Bhayangkara Pembina Kemanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Gunung Malela, Suyud dan apartur Pemerintah Kecamatan Gunung Malela, Rafles Sinaga dan Framces Nainggolan.

Seperti diberitakan medialintassumatera.com (Matra) sebelumnya, Bupati Simalungun, St Radiapoh Hasiholan Sinaga meresmikan (lounching) vaksinasi pelajar se-Kabupaten Simalungun di komplek SD Negeri 091316 Unggulan Raya, Simalungun, Rabu (5/12/2021). Sasaran vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun di Kabupaten Simalungun mencapai 100.318 orang, terdiri dari siswa SD dan sederajat, anak usia 6 – 11 tahun yang tidak bersekolah dan anak penyandang disabilitas. 

"Vaksinasi anak-anak usia 6 - 11 ini penting dalam rangka pembentukan herd immunity (kekebalan kelompok) di kalangan anak-anak di Kabupaten Simalungun,"katanya.***

Laporan : Febriyanto Purba
Editor         : Radesman Saragih

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA