. Vaksinasi Booster di Simalungun Sasar 788.362 Orang Warga | MediaLintasSumatera
Home » , , , » Vaksinasi Booster di Simalungun Sasar 788.362 Orang Warga

Vaksinasi Booster di Simalungun Sasar 788.362 Orang Warga

Written By MediaLintasSumatera on Selasa, 25 Januari 2022 | 21.07

Wakil Bupati Simalungun, H Zonny Waldi mengikuti vaksinasi booster (dosis tambahan/ketiga) pada launching vaksinasi booster Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara di di Pematangraya, Simalungun, Sumut, Selasa (25/1/2022). (Foto : Matra/KominfoSimalungun). 

(Matra, Simalungun) – Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) memulai vaksinasi booster (tambahan/dosis ketiga) menyusul telah tercapainya target vaksinasi nasional 70 % di daerah tersebut. Launching (pencanangan) vaksinasi booster Kabupaten Simalungun tersebut dilaksanakan di halaman kantor Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Simalungun di Pematangraya, Simalungun, Sumut, Selasa (25/1/2022).

Launching vaksinasi booster tersebut dipimpin Wakil Bupati Simalungun, H Zonny Waldi. Pada kesempatan tersebut, Zonny Waldi menjadi orang pertama yang melakukan vaksinasi booster. Turut hadir dan divaksinasi pada launching vaksinasi booster Kabupaten Simalungun tersebut,  Ketua DPRD Simalungun, Timbul Jaya Sibarani, Kapolres Simalungun, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Nicolas Dedy Arifianto dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Simalungun, Bobby Sandri. 

Kemudian Ketua Pengadilan Negeri Simalungun, Vera Yetti Magdalena, Kepala Staf Distrik Militer (Kasdim) 0207/Simalungun Mayor Inf Fransisco Sidauruk, Camat Siantar, Edward Girsang, Danramil 08/Bangun Kapten Arh P Siagian, Kapolsek Bangun, Ajun Komisaris Polisi) AKP Stevanus Gultom, Kasat Intel Polres Simalungun AKP Restu Adi, Iptu J Situmorang.

Jumlah warga yang divaksinasi pada vaksinasi booster hari pertama tersebut sekitar 600 orang. Vaksinasi dilakukan Tim Vaksinator Puskemas Batu 6, Puskesmas Silau Malaha dan Puskesmas Rambung Merah. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua. 

Zonny Waldi pada kesempatan tersebut mengatakan, Kabupaten Simalungun memulai vaksinasi booster karena vaksinasi di daerah tersebut sudah melampaui target vaksinasi nasional 70%. Capaian vaksinasi di Kabupaten Simalungun akhir Januari ini sekitar 642.988 orang atau 81,56 % dari total sasaran vaksinasi di Simalungun sekitar 788.362 orang. Sedangkan vaksinasi dosis kedua mencapai 428.081 orang atau 54,30 %. 

Dikatakan, vaksin booster tersebut diperuntukan bagi usia penduduk 18 tahun ke atas yang sudah mendapatvaksinasi dosis kedua minimal enam bulan lalu. Vaksinasi booster penting untuk meningkatkan dan menguatkan vaksinasi-vaksinasi sebelumnya.

Zonny Waldi pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Simalungun, vaksinator, Pemkab Simalungun, jajaran TNI dan Polri yang berjuang keras hingga Simalungun mampu menuntaskan taget vaksinasi nasional 70 % hingga akhir tahun 2021. 

“Saat ini (akhir Januari 2022) Simalungun bahkan sudah mencapai angka vaksinasi hingga 81,91 % untuk dosis pertama. Jadi vaksinasi di Simalungun berhasil dilakukan berkat kerja sama seluruh pihak,”katanya.

Zonny Waldi menghimbau seluruh masyarakat Simalungun turut serta mensukseskan kegiatan vaksinasi di Kabupaten Simalungun, baik dosis pertama, kedua, ketiga dan vaksinasi pelajar usia 6 – 11 tahun. 

Dikatakan, vaksinasi anak ataua pelajar di Simalungun hingga akhir Januari 2022 sudah mencapai 87.277 orang atau 87 % dari sasaran vaksinasi anak/pelajar di daerah itu 100.318 orang. Vaksinasi anak di Simalungun diharapkan tuntas secepatnya. 
Menurut Zonny Waldi,  kesuksesan vaksinasi di Simalungun penting meningkatkan kekebalan tubuh kolektif (herd immunity) warga Simalungun. Peningkatan kekebalan komunitas tersebut sangat berperan mumulihkan kembali kegiatan ekonomi, sosial dan kemasyarakatan.

“Karena itu, walaupun kita sudah melaksanakan vaksinasi baik dosis pertama, kedua dan booster, prokes (protokol kesehatan) harus tetap dilaksanakan. Kehidupan sehat dengan penerapan prokes yang tetap ketat membuat semua program pembangunan Kabupaten Simalungun dapat berjalan dengan baik. Dengan demikian visi dan misi ‘Rakyat Harus Sejahtera’ dapat tercapai,”ujarnya. 

Sementara itu, Kapolres Simalungun, AKBP Nicolas Dedy Arifianto pada kesempatan tersebut mengatakan, ancaman Covid-19 belum selesai. Karena itu seluruh lapisan warga Simalungun harus tetap meningkatkan disiplin pribadi untuk mematuhi prokes. Hal itu penting untuk kesehatan diri dan lingkungan.

Sedangkan Ketua DPRD Simalungun,  Timbul Jaya Sibarani  mengatakan, vaksinasi sangat penting bagi kesehatan, termasuk vaksinasi booster. Vaksin booster akan menambah imun tubuh, sehingga orang bisa terhindar dari Covid-19. 

“Mari sama-sama kita mendukung vaksin booster atau dosis ketiga dan tetap tetap melaksanakan prokes,”katanya. (Matra/AdeSM). 

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA