. 26 % Siswa Terpapar Covid-19, Klaster SMA Titian Teras Jambi Perlu Penanganan Serius | MediaLintasSumatera
Home » , , , , » 26 % Siswa Terpapar Covid-19, Klaster SMA Titian Teras Jambi Perlu Penanganan Serius

26 % Siswa Terpapar Covid-19, Klaster SMA Titian Teras Jambi Perlu Penanganan Serius

Written By MediaLintasSumatera on Jumat, 18 Februari 2022 | 17.33

Bapelkes Provinsi Jambi, Desa Pijoan, Muarojambi, Provinsi Jambi yang dijadikan tempat isolasi dan perawatan ratusan siswa SMA Titian Teras Jambi yang terpapar Covid-19. (Foto : Matra/Ist).

(Matra, Jambi) – Penularan Covid-19 klaster sekolah menengah atas (SMA) Titian Teras, Pijoan, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi perlu mendapatkan penanganan serius menyusul terus bertambahnya jumlah siswa yang terpapar Covid-19 di sekolah itu. 

Jumlah siswa yang dinyatakan positif Covid-19 di sekolah unggul Provinsi Jambi itu hingga Jumat (18/2/2022) mencapai 206 orang atau sekitar 26 % dari 800 orang siswa sekolah tersebut. Seluruh siswa yang terpapar Covid-19 tersebut diisolasi dan dirawat di Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Jambi, Desa Pijoan, Muarojambi, Provinsi Jambi. 

Kapolres Muarojambi Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Yuyan Priatmaja ketika meninjau kondisi siswa di SMA Titian Teras bersama Bupati Muarojambi, Hj Masnah Busro, Jumat (18/2/2022) menjelaskan, jumlah siswa yang positif Covid-19 di SMA Titian Teras terus berrtambah. 

“Jumlah siswa sekolah tersebut yang terpapar Covid-19 hari ini (Jumat, 18/2/2022) bertambah 133 orang. Sehari sebelumnya, Kamis (17/2/2022), siswa sekolah tersbeut yang positif Covid-19 sebanyak 73 orang dan Minggu (6/2/2022) sebanyak 33 orang. Jadi total siswa SMA Titian Teras yang positif Covid-19 hari ini sudah mencapai 206 orang,”katanya.

Dijelaskan, jumlah siswa SMA Titian Teras yang terkena Covid-19 diperkirakan masih bisa bertambah karena masih ada sebanyak 60 orang siswa yang menjalani tes usap (Polymerase Chain Reaction/PCR). Menyikapi meningkatnya penularan Covid-19 di sekolah tersebut, seluruh kegiatan sekolah diminta diliburkan. 

Sementara itu, Bupati Muarojambi, Hj Masnah Busro saat kunjungan ke SMA Titian Teras tersebut mengatakan, situasi dan kondisi di SMA Titian Teras kurang kondusif menyusul banyaknya siswa yang terpapar Covid-19. Seluruh siswa yang positif Covid-19 sudah ditangani sesuai protokol kesehatan (prokes). 

Mereka diisolasi dan dirawat secara intensif di Bapelkes Jambi dan di SMA Titian Teras.  Sedangkan ratusan siswa yang tidak terpapar Covid-19 setelah menjalani dua kali tes PCR dan dinyatakan negatif diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. 

“Saya meminta penanganan klaster Covid-19 di SMA Titian Teras ini ditangani lebih serius agar kasusnya tidak meluas. Penelusuran dan pengobatan siswa positif Covid-19 perlu dilakukan lebih cepat mencegah bertambahnya jumlah siswa yang terpapar Covid-19,”ujarnya.

Dikatakan, mengantisipasi meningkatnya kasus Covid-19 di Jambi saat ini, warga masyarakat diminta mematuhi prokes. Kemudian Satgas Penanganan Covid-19 Muarojambi juga diminta mengaktifkan kembali Posko Penanganan Covid-19 hingga ke tingkat desa. Selain itu, warga masyarakat yang belum divaksin diharapkan segera divaksinasi guna mencegah bertambahnya korban Covid-19 di daerah itu. 

"Kami akan memantau pelaksanaan prokes ini melalui perangkat-perangkat desa. Jangan lagi ada warga masyakarat yang mengabaikan prokes, khususnya memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir. Warga juga harus mengindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,"ujarnya.

Sementara itu dalam kunjungannya ke SMA Titian Teras, Masnah Busro memberikan bantuan kepada siswa yang terpapar Covid-19. Bantuan tersebut antar lain makanan bergizi, minuman, vitamin dan susu.

Secara terpisah, Ketua Tim Pembina Disiplin SMA Titian Teras, Jhon Eka Powa mengatakan, kegiatan belajar mengajar di SMA Titian Teras untuk sementara dihentikan. Sebanyak 233 orang siswa yang tidak terpapar Covid-19 dipulangkan ke rumah orang tua mereka. 

Evaluasi PTM 

Sementara itu, kalangan DPRD Provinsi Jambi meminta pihak dinas pendidikan di Jambi mengevaluasi kembali pembelajaran tatap muka (PTM) menyusul meningkatnya kasus Covid-19 di Provinsi Jambi. Bila perlu PTM dihentikan untuk sementara mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Jambi. 

Anggota Komisi IV (Bidang Kesejahteraan Rakyat) DPRD Provinsi Jambi, Ririn Novianty , meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jambi untuk segera mengevaluasi PTM di sejumlah SMA dan sederajat di Provinsi Jambi. Evaluasi tersebut penting menyikapi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di SMA Titian Teras. 

“Evaluasi PTM perlu dilakukan agar kasus Covid - 19 tidak bertambah, khususnya di lingkungan sekolah. Kami juga baru dapat informasi terkait penambahan kasus Covid-19 di SMA Tituian Teras Jambi. Kasus hendaknya mendapat perhatian khusus dinas terkait. Kegiatan PTM di sekolah-sekolah harus terus dipantau dan segera dievaluasi,”katanya. (Matra/Radesman Saragih).

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA