. Forkopimda Jambi Pantau Operasi Pasar Minyak Goreng di Sentra Permukiman Transmigrasi | MediaLintasSumatera
Home » , , , , , » Forkopimda Jambi Pantau Operasi Pasar Minyak Goreng di Sentra Permukiman Transmigrasi

Forkopimda Jambi Pantau Operasi Pasar Minyak Goreng di Sentra Permukiman Transmigrasi

Written By MediaLintasSumatera on Minggu, 06 Maret 2022 | 20.13

Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo (tengah) bersama unsur Forkopimda Provinsi Jambi meninjau operasi pasar minyak goreng di Kecamatan Rimbobujang, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, Minggu (6/3/2022). (Foto : Matra/HumasPoldaJambi).

(Matra, Jambi) – Pengawasan distribusi minyak goreng hingga ke desa-desa terpencil di Provinsi Jambi, termasuk ke kawasan permukiman transmigrasi mendapatkan perhatian serius unsur Forum Komunikasi dan Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan DPRD Provinsi Jambi. 

Pengawasan itu ditandai dengan terjunnya langsung Forkopimda Provinsi Jambi dan Pimpinan  DPRD Provinsi Jambi menggelar dan mengawasi operasi pasar minyak goreng di Kecamatan Rimbobujang, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, Minggu (6/3/2022). 

Peninjauan operasi pasar minyak goreng tersebut dihadiri Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, Danrem 042/Garuda Putih (Gapu) Jambi, Brigjen TNI Supriono, SIP, MM dan Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto. 

Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo pada kesempatan tersebut mengatakan, operasi pasar minyak goreng murah tersebut diselenggarakan untuk membantu masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau di tengah kelangkaan minyak goreng di pasaran. 

“Kami mengharapkan seluruh masyarakat yang di Tebo tak usah khawatir menyikapi kelangkaan minyak goreng ini. Kelangkaan dan lonjakan harga minyak goreng ini sudahdiantisipasi pemerintah, termasuk Forkopimda Jambi. Kami berharap krisis minyak goreng ini cepat berakhir,”katanya. 

A Rachmad Wibodo mengingatkan pihak-pihak tertentu atau spekulan tidak mempermainkan penyaluran minyak goreng dan penimbunan minyak goreng. Siap pun yang terbukti menimbun atau menyelewengkan distribusi minyak goreng akan ditindak dengan tegas. 

"Memang ada beberapa spekulan sengaja ikut memborong minyak goreng ini sehingga persediaan minyak goreng di pasaran menjadi tinggi. Tapi kami telah berkomitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, TNI-Polri dan DPRD Provinsi Jambi mengatasi krisis minyak goreng ini. Stok yang ada di Jambi cukup untuk dibeli dengan harga yang layak,"ujar.

Sementara itu, Wakil Kepala Polda (Wakapolda) Jambi, Brigjen Pol Yudawan Roswinarso juga memberikan bantuan minyak goreng dan kebutuhan pokok kepada warga desa di  Desa Danau Serdang, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Minggu (6/2/2022). 

Menurut Yudawan Roswinarsi, pihaknya turun ke desa – desa memastikan ketersediaan minyak goreng di masyarakat desa sekaligus membantu warga kurang mampu mendapatkan minyak goreng secara gratis. 

Pada hari Minggu (6/3/2022), katanya, Polda Jambi memberikan bantuan minyak goreng kepada ratusan warga Desa Lamban Sigatal dan Desa Seko Besar, Kecamatan Pauh di Simpang PT APN Desa Danau, Serdang, Kecamatan Pauh. 

Dijelaskan, bantuan yang disalurkan Polda Jambi di dua desa di Paut tersebut, yakni minyak goreng 30 dus (360 liter) dan paket kebutuhan pokok berupa beras dan gula pasir sebanyak 100 paket. Penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Bupati Sarolangun, Drs H Cek Endra. 

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jambi, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol)  Mulia Prianto, SSos, SIK mengatakan, selama sepekan terakhir Polda Jambi mengawal penyaluran sekitar 40 ton. Sekitar 26 ton minyak goreng disalurkan ke Kabupaten Merangin, 10 tok ke Kabupaten Tebo dan empat ton ke Kecamatan Batangasai, Kabupaten Sarolangun.

“Seluruh pasokan minyak goreng dari Kota Jambi tersebut dipastikan sudah sampai ke toko-toko dan pasar yang dekat dengan permukiman warga. Harga minyak goreng sesuai standar pemerintah Rp 14.000/kg,”katanya.

“Kami turun langsung ke Kabupaten Merangin memantau distribusi minyak goreng mencegah kelangkaan minyak goreng di daerah Merangin yang memang cukup jauh dari Kota Jambi,”ujarnya. 

Al Haris meminta Pemerintah Kabupaten Merangin benar-benar mengawal distribusi minyak goreng hingga ke tingkat pasar. Hal itu penting agar jangan sampai terjadi kelangkaan minyak goreng dan lonjakan harga di tingkat masyarakat. 

“Baru-baru ini sekitar 26 ton minyak goreng dipasok dari Kota Jambi untuk wilayah Kabupaten Merangin. Pasokan minyak goreng tersebut diharapkan sampai ke masyarakat dengan harga standar pemerintah saat ini Rp 14.000/Kg,”katanya. (Matra/AdeSM). 

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA