. Hadapi Pandemi, Ketahanan Ekonomi Jambi Masih Tetap Ditopang Sektor Pertanian dan Kehutanan | MediaLintasSumatera
Home » , , , , , » Hadapi Pandemi, Ketahanan Ekonomi Jambi Masih Tetap Ditopang Sektor Pertanian dan Kehutanan

Hadapi Pandemi, Ketahanan Ekonomi Jambi Masih Tetap Ditopang Sektor Pertanian dan Kehutanan

Written By MediaLintasSumatera on Rabu, 23 Maret 2022 | 18.36

Wakil Gubernur Jambi Drs H Abdullah Sani, MPdi pada Diseminasi Perekonomian Provinsi Jambi dan Komoditas Produk Jenis Usaha (KPJU) di Swissbell Hotel Jambi, Kota Jambi, Rabu (23/3/2022). (Foto : Matra/KominfoJambi).
 
(Matra, Jambi) – Ketahanan ekonomi Provinsi Jambi di tengah pandemi Covid-19 satu tahun terakhir tetap ditopang sektor pertanian, perkebunan, kehutanan dan perikanan. Hal tersebut tercermin dari kontribusi sektor tersebut terhadap pendapatan daerah (Produk Domestik Regional Bruto/PDRB) Jambi tahun 2021 yang mencapai 31,56 %. 

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Jambi Drs H Abdullah Sani, MPdi pada Diseminasi Perekonomian Provinsi Jambi dan Komoditas Produk Jenis Usaha (KPJU) di Swissbell Hotel Jambi, Kota Jambi, Rabu (23/3/2022).

Menurut Abdullah Sani, pertumbuhan ekonomi Jambi pada triwulan IV tahun 2021 mengalami pertumbuhan sekitar 3,62 % (year on year/yoy). Pertumbuhan ekonomi Jambi tersebut meningkat 3,66 % dari tahun 2020. Produksi ekonomi Jambi didominasi Lapangan Usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial yang mengalami pertumbuhan tertinggi sekitar 20,76 %. 

“Sedangkan dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 5,15 %. Kemudian pengeluaran Jambi satu tahun terakhir banyak oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa, yakni sekitar 65,84 %,”katanya. 

Dijelaskan, bila dilihat dari distribusinya terhadap PDRB Sumatera, ekonomi Provinsi Jambi berada pada peringkat 7 (tujuh) dengan capaian 6,35 %. Sedangkan dari sisi produksi, pertumbuhan terbesar terjadi pada Lapangan Usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 14,33 %. Kemudian dari sisi pengeluaran, semua komponen tumbuh positif. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto sebesar 9,27 %. 

Abdullah Sani mengatakan, upaya yang dilakukan Pemprov Jambi mengembangkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) selama satu tahun terakhir antara lain adalah penyediaan informasi KPJU unggulan UMKM di suatu daerah. Berdasarkan penelitian, KPJU dapat menjadi sumber informasi yang bermanfaat dalam mendorong pengembangan UMKM.

Dijelaskan, penelitian KPJU penting untuk mengenal dan memahami profil daerah, profil UMKM di wilayah penelitian, kebijakan pemerintah terkait pengembangan UMKM dan peranan perbankan dalam pengembangan UMKM. Penelitian tersebut juga memberikan informasi tentang KPJU unggulan yang perlu mendapat prioritas untuk dikembangkan. 

Baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan. Hal itu penting dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, penyerapan tenaga kerja dan peningkatan daya saing produk.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, Suti Masniari Nasution pada Diseminasi Perekonomian Provinsi Jambi dan Komoditas Produk Jenis Usaha (KPJU) di Swissbell Hotel Jambi, Kota Jambi, Selasa (22/3/2022). (Foto : Matra/KominfoJambi).

Sementara Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jambi, Suti Masniari Nasution pada kesempatan tersebut mengatakan, diseminasi Perekonomian Provinsi Jambi dan Komoditas Produk Jenis Usaha penting memberikan gambaran mengenai keunggulan produk daerah. Dengan demikian para pemangku kepentingan, baik pemerintah daerah maupun pengusaha bisa membuat kebijakan yang mendukung pengembangan produk UMKM. 

“Sektor unggulan jika distimulasi akan lebih cepat berkembang.Kita harapkan dunia usaha dan program pemerintah bisa meresponnya dengan bagus, agar ekonomi kita bisa cepat pulih,”katanya.

Menurut Suti Masniari, Kantor Perwakilan BI Provinsi Jambi bekerja sama dengan tenaga ahli di bidangnya telah menyelenggarakan kegiatan penelitian KPJU unggulan UMKM Provinsi Jambi Tahun 2021. 

“Penelitian ini kita lakukan dengan tujuan mendorong pembukaan sektor ekonomi produktif dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, penyerapan tenaga kerja dan peningkatan daya saing produk UMKM,”katanya.

Suti Masniari mengharapkan, di masa mendatang, daerah akan menghadapi berbagai tantangan dalam memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi Jambi. Namun demikian, Jambi juga memiliki banyak peluang dan kesempatan yang luas dalam rangka mewujudkan Jambi yang makmur, adil dan sejahtera. (Matra/AdeSM).

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA