. Lepas Kontingen MTQ , Bupati Simalungun Minta Qori/Qoriah Jaga Nama Baik | MediaLintasSumatera
Home » , , , » Lepas Kontingen MTQ , Bupati Simalungun Minta Qori/Qoriah Jaga Nama Baik

Lepas Kontingen MTQ , Bupati Simalungun Minta Qori/Qoriah Jaga Nama Baik

Written By MediaLintasSumatera on Sabtu, 19 Maret 2022 | 08.36

Bupati Simalungun, St Radiapoh Hasiholan Sinaga, SH, MH menyematkan hiou (kain tenun Simalungun) kepada seorang qori pada pelepasan Kontingen MTQ Kabupaten Simalungun mengikuti MTQ ke-38 Provinsi Sumut di  Balai Harunguan Djabaten Damanik Pematang Raya Kabupaten Simalungun, Sumut, Jumat (18/3/2022). (Foto : Matra/FebP).

(Matra, Jambi) – Bupati Simalungun, St Radiapoh Hasiholan Sinaga, SH,MH meminta seluruh kafilah (kontingen) Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Simalungun yang mengikuti MTQ ke-38 Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Medan, Sumut menjaga nama baik daerah mereka. Selain itu seluruh qori dan qoriah Kabupaten Simalungun juga diharapkan tetap menjaga kesehatan, khususnya mematuhi protokol kesehatan (prokes) selama mengikuti MTQ. 

“Saya berharap seluruh qori, qoriah dan pendamping terus berjuang dan semangat mengikuti MTQ ke-38 tingkat Provinsi Sumut di Medan. Seluruh kafilah juga kami harapkan menjaga kesehatan dan tetap patuh prokes. Kesehatan ini harus mendapat perhatian termasuk makanannya. Jaga nama baik daerah kita. Mari kita berjuang untuk Simalungun yang maju dan sejahtera,"kata Radiapoh Hasiholan Sinaga ketika melepas kontingen MTQ Kabupaten Simalungun mengikuti MTQ Provinsi Sumut, di Balai Harungguan Djabanten Damanik, Pematang Raya Kabupaten Simalungun, Sumut, Jumat (18/3/2022).

Pelepasan atau pemberangkatan kontingen MTQ Kabupaten Simalungun tersebut ditandai dengan penyematan seperangkat pakaian adat Simalungun dan uang saku kepada masing-masing peserta (qori dan qoriah) oleh Radiapoh Hasiholan Sinaga.

Turut hadir pada kesempatan itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Simalungun, Ramadhani Purba, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Simalungun, Sakondah Siregar, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pekmab Simalungun, Syahril Purba, Sekertaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Simalungun, H Rasidin Siregar dan Ketua Pemuda Pancasila Simalungun, Elkananda.

Radiapoh Hasiholan pada kesempatan tersebut mengatakan, pelaksanaan MTQ bukan semata-mata untuk memperoleh kemenangan, tapi juga untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan dan merajut kebinekaan di Simalungun, karena Simalungun adalah miniaturnya Indonesia.

"Keragaman ini harus kita jaga dan kita rawat. Mari berjuang untuk peserta kita di ajang MTQ tingkat provinsi. Jika kita berhasil sampai tingkat nasional, secara pribadi bukan atas nama pemerintah, saya akan memfasilitasi secara penuh,"katanya. 

Terkait zakat profesi di Simalungun,  Radiapoh Hasiholan mengatak, program tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat. Setelah program tersebut nanti diresmikan, Radiapoh Hasiholan mengatakan, dirinya siap menyerahkan zakat profesinya. Zakat profesi itu dinilai relatif kecil karena hanya 2,5 % dari gaji. Jika pendapatan pegawai Rp 8 juta, berarti zakat profesi hanya Rp 200.000.

"Jika program zakat profesi ini dilaksanakan dengan transparan dan setiap bulan kita laporankan lewat media dan lain-lainnya, ini akan merangsang kemauan masyarakat atau organisasi perangkat dinas (OPD) ikut andil di dalamnya, terutama bagi yang Muslim. Jika ada ada OPD yang tidak mau mengeluarkan kewajibannya itu, jabatannya perlu dipertanyakan," ,”katanya. 

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Simalungun, Sakondah Siregar pada kesempatan itu mengatakan, pihaknya turut bangga atas prestasi Simalungun bisa mengikuti MTQ tingkat Provinsi Sumut. Kemudian pelepasan kontingen juga dilepas Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga. 

“Kami juga telah menyampaikan program-program kerja dari Kementerian Agama kepada Bupati Simalungun. Bupati Radiapoh Hasiholan Sinaga menyambut baik program-program Kementerian Agama tersebut, termasuk MTQ ini,”katanya. 

Menurut Sakondah Siregar, perhelatan MTQ merupakan cara kita mengabdi kepada Tuhan dan rosul-Nya.MTQ juga menunjukkan  kecintaan umat Muslim kepada Tanah Air, khusus Simalungun ini. Oleh karena itu kepada peserta harus menanamkan  semangat kemenangan dan kebersamaan. 

"Sesungguhnya ketika kita diberangkat pemerintah kita (Bupati Simalungun) ini merupakan kemenangan bagi kita,"tambahnya. (Matra/FebP).

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA