. Renungan Isra' Mikraj 1443 H : Aparatur Sipil Negara Harus Tingkatkan Kecerdasan Intelektual dan Sosial | MediaLintasSumatera
Home » , , , , » Renungan Isra' Mikraj 1443 H : Aparatur Sipil Negara Harus Tingkatkan Kecerdasan Intelektual dan Sosial

Renungan Isra' Mikraj 1443 H : Aparatur Sipil Negara Harus Tingkatkan Kecerdasan Intelektual dan Sosial

Written By MediaLintasSumatera on Jumat, 04 Maret 2022 | 18.26

Wakil Gubernur Jambi, H Abdullah Sani pada Peringatan Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah (H) 2022 lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi di Masjid Agung Al-Falah Jambi, Kota Jambi, Jumat (4/3/2022). (Foto : Matra/KominfoJambi).

(Matra, Jambi) – Seluruh jajaran aparatur pemerintahan sipil (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi harus meningkatkan kecerdasan intelektual dan sosial. Peningkatan kecerdasan intelektual dan sosial tersebut merupakan salah satu bentuk pemberian makna pada peringatan Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW.

Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur Jambi, H Abdullah Sani pada Peringatan Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW 1443 Hijriah (H) 2022 lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi di Masjid Agung Al-Falah Jambi, Kota Jambi, Jumat (4/3/2022).

Menurut Abdullah Sani, suatu kebahagian bagi seluruh ASN Pemprov Jambi dapat berkumpul di masjid Al Falah Jambi berkaitan dengan peringatan Isra Mikraj Nabu Muhammad SAW. Kehadiran seluruh ASN pada peringatan Isra Mikraj tersebut diharapkan bisa semakin menambah kecintaan kepada Rasulullah, dengan selalu menjalankan sunnah-sunnah dan ajaran beliau. 

“Mari kita jadikan spirit Isra Mikraj ini menambah Iman dan Islam dalam diri kita dan kita jadikan Nabi Muhammad SAW sebagai role model dalam setiap langkah dan perilaku beranjak lebih baik lagi,”ujarnya.

Abdullah Sani mengatakan, peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa fenomenal bagaimana Rasullulah mendapat perintah salat langsung dari Allah SWT. Secara konteks keimanan salat adalah upaya mendekatkan diri kepada sang pencipta. 

Selain itu, katanya, salat secara transformasi spiritual mengajarkan semua umat-Nya untuk senantiasa taat, tunduk, dan patuh kepada apa yang diperintahkan dan menjauhi apa yang dilarang oleh Allah SWT, serta mengajarkan disiplin dengan waktu.

“Saya mengajak seluruh pimpinan organisasi perangkat dinas (OPD) dan ASN di lingkup Pemprov Jambi untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak istighfar, mohon ampunan kepada Allah atas apa yang telah dilakukan sehingga terhindar dari berbagai macam marabahaya,”tambahnya. 

Dikatakan, secara transformasi sosial, salat mampu mencegah perbuatan keji dan munkar, karena melalui salat seseorang mampu melakukan transformasi diri dari perbuatan dan sikap yang tidak baik, merugikan dan menyakiti orang lain. Salat menjadikan seseorang memiliki perbuatan baik sehingga dapat membantu meringankan beban orang lain.

Abdullah Sani mengatakan, melalui esensi peringatan Isra’ Mikraj ini, dirinya mengajak semua yang hadir untuk bersama-sama memajukan Provinsi Jambi dan melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Seluruh ASN Pemprov Jambi dijadikan sebagai momentum untuk mensyukuri apa yang telah dianugerahkan oleh Allah SWT. 

“Kita juga bersyukur apa yang telah kita capai dalam setiap langkah dan usaha kita yang dibarengi dengan peningkatan nilai-nilai ibadah, guna mencapai keselamatan dunia dan keselamatan akhirat,” pungkas Sani.

Sementara itu, Ustadz Drs KH Lohot Hasibuan pada kesempatan tersebut menyampaikan, Isra’ Mi'raj merupakan salah satu peristiwa penting bagi kehidupan Nabi Muhammad dan juga umat Islam. Peristiwa ini sarat akan hikmah atau pelajaran yang dapat diambil dan sesuai dengan masa kini.

Dikatakan, dalam Islam, manusia diperintahkan untuk taat kepada perintah dan larangan Allah SWT, baik itu dalam keadaan dilihat oleh orang lain maupun dalam keadaan sendiri, menyerahkan segala sesuatu kepada Allah melalui amalan dan kegiatan yang Allah ridhoi. 

“Permasalahan hidup apapun, dan beban yang ada di dalamnya semua harus kita hadapi dengan mendekatkan diri kepada Allah, bukan bergantung kepada manusia ataupun benda, karena segalanya tidak akan bisa bermanfaat apa-apa tanpa campur tangan kuasa Allah SWT,”katanya. (Matra/AdeSM).

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA