. SMKN 3 Pematangsiantar Wajibkan Siswa Gunakan Aplikasi “PeduliLindungi” | MediaLintasSumatera
Home » , , , » SMKN 3 Pematangsiantar Wajibkan Siswa Gunakan Aplikasi “PeduliLindungi”

SMKN 3 Pematangsiantar Wajibkan Siswa Gunakan Aplikasi “PeduliLindungi”

Written By MediaLintasSumatera on Selasa, 15 Maret 2022 | 15.58

Para siswa SMKN 3 Kota Pematangsiantar, Sumut melakukan Scan Barcode Aplikasi PeduliLindungi ketika mau masuk kelas di SMKN 3 Pematangsiantar, Jalan Raya Medan Km 10,5, Kota Pematangsiantar, Selasa (15/3/2022). (Foto : Matra/FebP).

(Matra, Pematangsiantar) – Pihak Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK) 3 Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut) mewajibkan seluruh siswa menggunakan Scan Barcode Aplikasi PeduliLindungi saat masuk dan keluar lokasi sekolah. Penggunaan aplikasi PeduliLindungi tersebut diwajibkan selama proses pembelajaran tatap muka (PTM) mencegah munculnya klaster baru Covid-19 di sekolah. 

Kepala SMK Negeri 3 Pematangsiantar, Nurmaulita, SPd, MSi di SMKN 3 Pematangsiantar, Jalan Raya Medan Km 10,5, Kota Pematangsiantar, Selasa (15/3/2022) mengatakan, aplikasi PeduliLindungi penting melacak Covid-19. Aplikasi tersebut digunakan secara resmi untuk pelacakan kontak digital di Indonesia. 

Aplikasi ini dikembangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)  bekerja sama dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kementerian Kesehatan dan Kementerian BUMN. 

”Selain sebagai antisipasi munculnya klaster baru Covid-19 saat pembelajaran tatap muka (PTM), penerapan aplikasi PeduliLindungi ini juga bagian dari upaya SMK Negeri 3 Pematangsiantar membangun sistem pendidikan berskala sekolah khususnya dalam pengembangan nilai karakter,”katanya.

Dijelaskan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi tersebut sesuai surat edaran yang diterbitkan Cabang Dinas Pendidikan Siantar yang menyebutkan setiap sekolah wajib membuat Scan Barcode PeduliLindungi melalui website resmi yang disediakan oleh pemerintah. Dengan demikian aplikasi tersebut dapat diakses siswa, guru dan pengunjung sekolah ketika hendak memasuki lokasi sekolah.

“Scan barcode aplikasi PeduliLindungi ini bukan hanya untuk  siswa, guru dan pegawai di SMK Negeri 3 Pematangsiantar, tetapi juga untuk para orang tua atau masyarakat yang berkunjung ke sekolah. Penggunaan scan barcode tersebut juga dimaksudkan menanamkan sikap tanggung jawab seluruh stakeholder di sekolahnya,”katanya.

Nurmaulita mengatakan, siswa, guru dan pengunjung yang diperbolehkan masuk ke lingkungan sekolah adalah mereka dengan status berwarna hijau sedangkan warna kuning masih diberikan kelonggaran untuk dapat masuk namun dengan syarat wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Disebutkan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi tersebut juga sebagai respon dan sinergi pihak SMKN 3 Pematangsiantar dengan kebijakan pemerintah daerah dan pusat. Penerapan scan barcode PeduliLindungi tersebut juga menunjukkan kesiapan SMK Negeri 3 Pematangsiantar melaksanakan PTM 100 % dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat. 

“Melalui aplikasi PeduliLindungi kami juga juga siap melaksanakan ujian sekolah (US), uji kompetensi keahlian (UKK) dan melaksanakan penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara online,”katanya. (Matra/FebP).

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA