. Tanah Kelahiran Adam Malik di Pematangsiantar Dikukuhkan Menjadi Kampung Pancasila | MediaLintasSumatera
Home » , , , » Tanah Kelahiran Adam Malik di Pematangsiantar Dikukuhkan Menjadi Kampung Pancasila

Tanah Kelahiran Adam Malik di Pematangsiantar Dikukuhkan Menjadi Kampung Pancasila

Written By MediaLintasSumatera on Jumat, 11 Maret 2022 | 08.41

Tarian Simalungun, tortor sombah yang dibawakan siswa SMP Taman Asuhan Kota  Pematangsiantar pada peresmian Kampung Pancasila Kota Pematangsiantar di Kelurahan Timbang Galung, Pematangsiantar, Kamis (10/3/2022). (Foto : Matra/FebP).

(Matra, Pematangsiantar) – Kota terbesar kedua di Sumatera Utara (Sumut),  Kota Pematangsiantar dikembangkan menjadi salah satu model kota kerukunan di Indonesia. Pengembangan model kota kerukunan itu ditandai  peresmian Kampung Pancasila di tanah kelahiran mantan Wakil Presiden RI ketiga, H Adam Malik di  Jalan Sipirok, Kelurahan Timbang Galung, Kota Pematangsiantar. 

Peresmian Kampung Pancasila Kota Pematangsiantar tersebut dilakukan Staf Ahli Wali Kota Pematangsiantar Bidang Pemerintahan, Dra Happy Oikumenis Daeli, Kelurahan Timbang Galung, Pematangsiantar, Kamis (10/3/2022). 

Peresmian Kampung Pancasila Kota Pematangsiantar tersebut sendiri berlangsung meriah. Acara peresmian diawali dengan tarian penyambutan khas Simalungun, tortor sombah (tarian menyembah) terhadap para tamu undangan. Tarian tersebut dibawakan dengan apik dan lemah gemulai oleh tim tari Sekolah Menengah Pertama (SMP) Taman Asuhan Kota  Pematangsiantar. 

Selain itu peresmian Kampung Pancasila Kota Pematangsiantar tersebut juga diisi dengan kegiatan pembacaan puisi, vocal grup Pemuda Pancasila Kecamatan Siantar Barat, senam Pancasila dari siswa Sekolah Dasar (SD) Tama Asuhan penandatangan prasasti Kampung Pancasila dan pelepasan balon ke udara. 

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Danrem 022/Pantai Timur, Kolonel Inf Lukman Arief, SIP, anggota DPR RI, Irmadi Lubis dan Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga. Kemudian unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pematangsiantar, Pengurus Forum Komunikasi Umat beragama (FKUB) Kota Pematangsiantar, Pdt Dr Ardenias Tarigan dan pengurus Pemuda Pelopor Kampung Pancasila Amik Tunas Bangsa, Suci Aulia. Selain itu, Camat Siantar Barat, Pardomuan Nasution, lurah se-Kecamatan Siantar Barat, tokoh masyarakat serta para tamu undangan. 

Camat Siantar Barat, Pardomuan Nasution  selaku Ketua Panitia Peresmian Kampung Pancasila Kota Pematangsiantar pada kesempatan tersebut mengatakan, Kelurahan Timbang Galung yang ditetapkan menjadi Kampung Pancasila Pematangsiantar merupakan tempat kelahiran mantan Wakil Presiden RI H Adam Malik. 

“Kelurahan ini dijadikan Kampung Pancasila karena warganya  majemuk atau keterogen dari segi suku dan agama, namun mereka bisa hidup berdampingan dengan damai, rukun dan harmoni selama ini,”katanya.

Menurut Pardomuan Nasution, Kampung Pancasila Kota Pematangsiantar tersebut merupakan sebuah kampung yang memiliki toleransi umat beragama  cukup tinggi. Karena itu Kampung Pancasila di Kelurahan Timbang Galung tersebut ditetapkan menjadi proyek percontohan (pilot project) atau model  kerukunan masyarakat oleh Dandim 022/Pantai Timur. Kampung Pancasila di setiap kecamatan di Pematangsiantar diharapkan bisa berkembang di masa mendatang. 

“Fungsi Kampung Pancasila, yaitu mengembalikan, mengaktualisasikan dan merevitalisasikan nilai-nilai kelurahan yang terdapat dalam butir-butir Pancasila. Secara kasat mata, nilai-nilai tersebut semakin berkurang di kalangan generasi muda kita,”katanya.

Tonggak Awal

Dikatakan, peresmian Kampung Pancasila di Kota Pematangsiantar tersebut merupakan tonggak awal dalam mengembalikan Kota Pematangsiantar ke dalam 10 besar kota Toleran se-Indonesia. Tokoh-tokoh dari Kota Pematangsiantar sungguh memiliki peran dan fungsi yang luar biasa di kancah nasional.

Pemilihan tempat kelahiran mantan Presiden RI, H Adam Malik menjadi Kampung Pancasila juga tidak terlepas dari faktor sejarah. Bahwa salah seorang putra terbaik bangsa Indonesia, yaitu Adam Malik lahir dan besar dari Kelurahan Timbang Galung, tepatnya di Jalan Sipirok. 

“Oleh karena itu tonggak sejarah ini  akan menjadi momentum yang sangat penting bagi kita dan kita semakin bersemangat menyatukan visi dan misi mengamalkan nilai-nilai Pancasila di seluruh lapisan masyarakat,"katanya.

Sementara itu, Pengurus FKUB Kota Pematangsiantar, Pdt Dr Ardenias Tarigan pada kesempatan tersebut  mengatakan, di masa mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) Pematangsiantar beserta seluruh stakeholders (pemangku kepentingan) harus membuat akselerasi (percepatan) peningkatan kerukunan hidup warga Pematangsiantar melalui program-program toleransi umat beragama.

FKUB Kota Pematangsiantar, lanjutnya, akan banyak duduk bersama dengan Pemkot Pematangsiantar, khususnya Dinas Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pematangsiantar. Dinas Kesbangpol Pematangsiantar akan menjadi mitra diskusi FKUB Pematangsiantar untuk meningkatkan kerukunan umat beragama. 

“Kami dari FKUB berharap agar adik-adik generasi muda dari Kampung Pancasila ini bisa menjadi corong pengalaman nilai-nilai Pancasila di kota ini. Generasi Kampung Pancasila ini bisa menyebarkan kerukunan hidup beragama dan bermasyarakat ke sekolah-sekolah, perguruan tinggi dan seluruh lapisan masyarakat. Hal itu penting demi terpeliharanya kesejukan kehidupan umat beragama di Kota Pematangsiantar ini,"ujarnya.

Sementara itu, Komandan Korem (Danrem) 022/Pantai Timur, Kolonel Inf Lukman Arief, SIP pada kesempatan itu mengatakan, dalam pembangunan Kampung Pancasila Kota Pematangsiantar, Pemkot Pematangsiantar melakukan kolaborasi dengan semua pihak instansi. Baik jajaran TNI maupun Polri. Hal itu penting agar Kampung Pancasila ini berkembang sesuai dengan harapan bersama.

Sedangkan menurut anggota DPR RI, Irmadi Lubis, pembangunan Kampung Pancasila di Kota Pematangsiantar  bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia membangun kerukunan hidup dan beragama. Hal itu penting sebagai bentuk perwujudan kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), UUD 1045 dan Pancasila. 

Dikatakan, sudah cukup jelas disebutkan dalam pembukaan UUD 1945 dan butir-butir Sila Pancasila bahwa bangsa Indonesia bisa maju apabila merdeka, berdaulat dan bersatu. Untuk merdeka, Bangsa Indonesia sudah melaluinya begitu juga berdaulat.

Namun, lanjutnya akhir-akhir ini rasa persatuan Bangsa Indonesia masih jauh dari harapan. Untuk itu Pemerintah dan Legislatif (DPR) sedang mengupayakan satu pemahaman nasional persatuan Indonesia. Pemerintah dan Legislatif sedang menggodok perubahan Undang-Undang Tentang Bahasa, Lambang dan Bendera Negara. 

“Kemudian akan dibuat juga Salam Nasional sebagai upaya menyatukan Bangsa Indonesia. Salam tersebut akan menjadi salam persatuan  untuk semua rakyat Indonesia,”katanya.

Semangat Kerukunan

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Pematangsiantar, Hj dr Susanti Dewayani, SpA dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Dra Happy Oiukunemis Daely mengatakan, Pemkot Pematangsiantar menyampaikan apresiasi kepada Kodim 022/Pantai Timur Simalungun yang telah membangun Kampung Pancasila di Kota Pematangsiantar.

“Kami berharap Kampung Pancasila ini berkembang dengan baik dan memberikan manfaat bagi kita semua, bagi masyarakat, bangsa dan negara,”katanya. 

Dikatakan, Pancasila sebagai ideologi dasar merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara  bagi seluruh rakyat Indonesia. Esensi Pancasila berangkat dari konsep sejarah dan kebudayaan yang sudah ada sejak lama. Bahkan rumusan Pancasila sudah ada sejak dahulu seperti tercantum dalam buku Sutasoma karya Mpu Tantular. 

“Kampung Pancasila yang diresmikan hari ini merupakan program Bukit Barisan Benteng Pancasila melalui penguatan Ideologi Pancasila,”katanya. 

Plt Wali Kota Pematangsiantar berharap peresmian Kampung Pancasila Kota Pematangsiantar dapat meningkatkan semangat masyarakat untuk menghayati nilai-nilai luhur bangsa dan negara serta pengalaman Pancasila itu sendiri.

“Kita ini multi etnis agama dan budaya. Namun tetap damai dan saling menghormati keberagaman yang ada. Harmoni ini diharapkan menjadi kekuatan dan kekayaan bagi masyarakat, termasuk Kota Pematangsiantar yang kita cintai ini,”paparnya.

Dikatakan, terbentuknya Kampung Pancasila di Kota Pematangsiantar diharapkan dapat semakin menumbuhkan semangat warga masyarakat melaksanakan nilai – nilai Pancasila. Warga masyarakat di Kota Pematangsiantar diharapkan semakin mampu menjaga rasa persatuan dan kesatuan.

“Harapan kami, peresmian Kampung Pancasila ini dapat mempercepat Kota Pematangsiantar bangkit dan maju demi terwujudnya Kota Pematangsiantar sehat, sejahtera dan berkualitas. Tak lupa kami juga mengajak kita semua untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid - 19. Mari kita sukseskan program vaksinasi demi membangun imunitas masyarakat Kota Pematangsiantar,”katanya. (Matra/FebP). 

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA