. Berkah Ramadan Kunker Presiden Jokowi ke Jambi, Pedagang Dapat BLT Minyak Goreng Rp 300.000 dan Modal Usaha Rp 1,2 Juta | MediaLintasSumatera
Home » , , , , , , » Berkah Ramadan Kunker Presiden Jokowi ke Jambi, Pedagang Dapat BLT Minyak Goreng Rp 300.000 dan Modal Usaha Rp 1,2 Juta

Berkah Ramadan Kunker Presiden Jokowi ke Jambi, Pedagang Dapat BLT Minyak Goreng Rp 300.000 dan Modal Usaha Rp 1,2 Juta

Written By MediaLintasSumatera on Kamis, 07 April 2022 | 19.35

Presiden Jokowi (dua dari kanan) didampingi Ibu Negara, Iriana Jokowi (kanan) berdialog dengan pedagang sesuai memberikan BLT Minyak Goreng di pasar induk Angso Duo, Kota Jambi, Kamis (7/4/2022). (Foro :BPMI Setpres).

(Matra, Jambi) – Kunjungan kerja (Kunker) Presiden RI, H Joko Widodo (Jokowi) bersama beberapa Menteri Kabinet Indonesia Maju ke Jambi di saat bulan suci Ramadan 1443 Hijriah (H) membawa berkah bagi para pedagang maupun petani di Jambi. Bertepatan dengan kunker tersebut, Kamis (7/4/2022), Presiden Jokowi mengucurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada para pedagang di pasar tradisional dan melepas ekspor pinang Jambi. 

Ketika berkunjung ke  pasar induk Angso Duo, Pasar, Kota Jambi, Kamis pagi, Presiden Jokowi memberikan minyak goreng kepada sejumlah pedagang kecil dan warga masyarakat penerima bantuan. Masing-masing pedagang dan warga masyarakat menerima BLT minyak goreng Rp 300.000/kepala keluarga (KK) untuk Januari – Maret. Presiden Jokowi berharap bantuan BLT minyak goreng tersebut bisa membantu meringankan beban masyarakat di tengah mahalnya harga minyak goreng saat ini.

“Pagi hari ini, Kamis (7/4/2022), saya datang ke Pasar Angso Duo di Kota Jambi, Provinsi Jambi, dalam rangka memberikan BLT Minyak Goreng sebesar Rp 300.000/KK. Saya harapkan bantuan ini bisa meringankan, menyubsidi masyarakat utamanya para pedagang kaki lima yang berjualan gorengan,”ujarnya. 

Presiden RI ketujuh tersbeut mengharapkan bantuan BLT minyak goreng juga nantinya bisa diberikan tidak hanya di Provinsi Jambi, melainkan di seluruh Provinsi di Indonesia. Presiden juga meminta agar bantuan tersebut bisa disalurkan kepada masyarakat penerima sebelum Lebaran.

“Tadi sudah kita berikan dan kita harapkan tidak hanya di sini saja, nanti di seluruh provinsi di Tanah Air, BLT Minyak Goreng bisa segera disalurkan. Saya sudah minta sebelum Lebaran harus bisa diselesaikan, seminggu sebelum Lebaran,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara juga memberikan Bantuan Modal Kerja (BMK) sebesar Rp 1,2 juta kepada para pedagang di pasar Angso Duo, KotaJambi. Presiden meminta BMK tersebut bisa digunakan pedagang sebagai tambahan modal usaha.

“Saya minta bantuan yang Rp 1,2 juta silakan dipakai buat modal usaha atau modal kerja. Sedangkan bantuan BLT minyak goreng Rp 300.000 buat beli apa?” tanya Presiden Jokowi kepada para pedagang dan langsung dijawab pedagang, “Beli minyak goreng, Pak.”
Presiden Jokowi meninjau buah pinang kering ketika melepas ekspor pinang ke Pakistan di pabrik CV Indokara, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, Kamis (7/4/2022). (Foto :BPMI Setpres).

Ekspor Pinang

Sementara itu, dalam kunker ke Jambi, Presiden Jokowi juga menyempatkan diri melepas ekspor salah satu komoditas pertanian Jambi, buah pinang asli Jambi. Pelepasan ekspor pinang tersebut dilakukan di pabrik CV Indokara, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, Kamis (7/4/2022) seusai berkunjung ke pasar Angso Duo, Kota Jambi. Total buah pinang kering yang dieskpor ke Pakistan tersebut mencapai tujuh kontainer (126 ton) dengan nilai ekspor sekitar Rp 4,069 miliar.

Menurut Presiden Jokowi, buah atau biji biji termasuk komoditas yang dibutuhkan di sejumlah negara. Provinsi Jambi merupakan salah satu provinsi penghasil pinang di Indonesia. Kementerian Pertanian mencatat ekspor komoditas pinang Jambi medio Januari - Maret 2022 mencapai 17.174 ton dengan nilai mencapai Rp 416,4 miliar.

“Di seluruh Tanah Air ada 152.000 hektare (ha) lahan kita yang ditanami pohon pinang. Sekitar 22.000 ha tanaman pinang tersebut terdapat di Provinsi Jambi. Ini adalah sebuah komoditas ekspor yang banyak dibutuhkan di Thailand, Iran, India, China dan Pakistan. Kita harapkan komoditas pinang ini nanti akan menjadi sebuah komoditas ekspor dalam jumlah yang besar,”katanya.

Kepala Negara berharap, volume ekspor pinang biji nantinya bisa meningkat lagi dan tidak hanya bergantung pada pohon-pohon pinang yang ada. Untuk itu, Presiden memerintahkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo untuk menyiapkan varietas yang unggul, baik, dan memiliki kualitas bagus.

“Tadi saya sudah perintahkan kepada Menteri Pertanian untuk menyiapkan varietas yang unggul, yang baik, yang memiliki kualitas yang bagus nantinya bijinya dan kita harapkan kita bisa mengekspor dalam jumlah yang lebih besar lagi,” imbuhnya.

Menurut Presiden, pada tahun 2021, nilai ekspor pinang biji di seluruh Tanah Air mencapai lebih dari Rp 5 triliun. Jumlah tersebut merupakan angka yang sangat besar dan memberikan pendapatan yang sangat baik bagi para petani. 

Dari total nilai tersebut, ekspor pinang Jambi pada tahun 2021 sebanyak 73.716 ton dengan nilai mencapai Rp 2,039 triliun. Selama tahun 2021–2022, Kementerian Pertanian juga mencatat sebanyak 60 perusahaan melakukan ekspor buah pinang melalui Jambi.

“Kita harapkan ini akan menjadi salah satu juga komoditas unggulan kita kalau kita kelola dengan manajemen modern, manajemen yang lebih baik,” tandasnya.

Kunker Presiden Jokowi ke Jambi turut diikuti Ibu Negara, Iriana Jokowi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo dan Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek Hilmar Farid. 

Sedangkan pelepasan ekspor pinang tersebut turut dihadiri Gubernur Jambi H Al Haris dan Bupati Muaro Jambi, Hj  Masnah Busro. (Matra/AdeSM/BPMI Setpres).

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA