. Cara Aman dan Selamat Mudik Lebaran di Jalan Lintas Sumatera | MediaLintasSumatera
Home » , , , , , , » Cara Aman dan Selamat Mudik Lebaran di Jalan Lintas Sumatera

Cara Aman dan Selamat Mudik Lebaran di Jalan Lintas Sumatera

Written By MediaLintasSumatera on Minggu, 24 April 2022 | 20.46

Kemacetan lalu lintas menjadi salah satu penghambat arus mudik di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera wilayah Provinsi Jambi. Kemacetan lalu lintas di Jalan Lingkar Barat yang merupakan jalur Jalintim Sumatera di Kota Jambi baru-baru ini. (Foto : Matra/Radesman Saragih).

(Matra, Jambi) – Libur Lebaran atau Idul Fitri tahun ini benar-benar dimanfaatkan sebagian besar untuk mudik alias pulang kampung maupun berkunjung ke tempat sanak saudara di daerah lain. Booming atau “ledakan” mudik  Lebaran tahun ini benar-benar terjadi menyusul kebijakan relaksasi (kelonggaran) yang diberlakukan Pemerintah Pusat pada perayan Idul Fitri tahun ini. Selama dua tahun terakhir (2020 – 2021), warga masyarakat Indonesia tidak dibebaskan mudik Lebaran akibat pandemi Covid-19. 

Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, termasuk di wilayah Provinsi Jambi juga dipastikan akan dipadati pemudik selama musim arus mudik Lebaran. Para pemudik dari DKI Jakarta dan berbagai kota di Jawa yang mudik ke berbagai kota di Sumatera, khususnya Jambi, Riau, Sumatera Utara dan Aceh akan memadati Jalintim Sumatera. Sebaliknya para pemudik dari Jambi, Riau, Sumetera Utara dan Aceh juga akan memadati Jalintim Sumatera wilayah Jambi. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2022 di Jakarta baru-baru ini mengatakan, berdasarkan hasil survei Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Perhubungan, jumlah warga masyarakat Indonesia yang mudik Lebaran tahun ini diperkirakan 85,5 juta orang. 

Kemudian para pemudik Lebaran 2022 juga banyak yang mudik menggunakan kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor. Jumlah mobil yang digunakan mudik Lebaran tahun ini diperkirakan 23 juta dan sepeda motor 17 juta. Tentunya pemudik yang menggunakan mobil (mobil pribadi, carteran/rental dan bus) maupun sepeda motor tersebut akan mengalir juga ke berbagai daerah di Sumatera.

Kota tujuan utama mudik terbesar di Sumatera, yakni Padang, Sumatera Barat dan Medan, Sumatera Utara dan Palembang, Sumatera Selatan. Namun pemudik dari Jawa juga bakal banyak mengalir ke berbagai provinsi di Sumatera, baik Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Riau, Bengkulu dan Aceh. Selain itu pemudik antar kota antar provinsi di Sumatera juga bakal meledak tahun ini.

Ancaman Keselamatan

Di tengah padatnya arus mudik dan balik Lebaran di Sumatera mulai minggu terakhir April hingga minggu pertama Mei nanti, ancaman kemacetan, keamanan, keselamatan di jalan raya dipastikan akan tinggi. Kemudian bencana alam berupa banjir dan longsor di berbagai daerah juga tetap menjadi ancaman selama arus mudik Lebaran. 

Ancaman tersebut ditambah lagi seringnya terjadi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar untuk Umum (SPBU) di seluruh jalur mudik dan berbagai kota di Sumatera belakangan ini. Kemudian keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera saat ini juga menjadi ancaman keselamatan berkendaraan terutama jika para pengendara belum memahami betul kondisi Jalan Tol Trans Sumatera. 

Selain itu jalur mudik di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), baik Jalan Lintas Barat (Jalinbar), Jalan Lintas Timur (Jalintim) dan Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) maupun jalan penghubung ketiga ruas Jalinsum tersebut juga bisa menebar ancaman keselamatan, keamanan dan kenyamanan arus mudik karena masih banyak ruas jalan yang rusak dan rawan macet.   

Mengantisipasi kemacetan, gangguan keamanan dan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) mudik dan balik Lebaran tersebut, jajaran Polri menggelar Operasi Ketupat 2022 selama 12 hari, mulai Kamis (28/4/2022) hingga Senin (9/5/2022).

Jumlah pasukan gabungan pengamanan Lebaran dan perayaan Idul Fitri yang diterjunkan selama Operasi Ketupat 2022 tersebut pun cukup banyak, yakni mencapai 144.392 orang. Pasukan pengamanan mudik Lebaran dan perayaan Idul Fitri tersebut terdiri dari jajaran Polri sekitar 87.880 orang, TNI (13.287 orang), dinas instansi terkait (43.225 orang). Pasukan pengamanan mudik dan Idul Fitri tersebut disiagakan di 1.710 pos pengamanan, 734 pos pelayanan dan 258 pos terpadu.
 
Kendati upaya jajaran Polri, TNI dan instansi terkait sudah cukup maksimal mengamankan arus mudik Lebaran, hal tersebut belum menjamin keamanan, kelancaran dan keselamatan para pemudik. Pengetahuan, kesadaran dan kedisiplinan para pemudik sangat dibutuhkan agar mudik Lebaran bisa berlangsung aman, lancar dan selamat sampai tujuan.

10 Tips

Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, SIK, MIK melalui Kabid Humas Polda Jambi, Komisaris Besar Polisi (Kombes) Mulia Prianto, SSos, SIK di Jambi mengatakan, sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, ada 10 tips (kiat) mudik aman, lancer dan selamat. 

Tips aman dan selamat mudik Lebaran tersebut, pertama, memastikan rumah yang ditinggal sudah terkunci jika keluarga yang mudik tidak memiliki penjaga atau penunggu rumah. Kedua, memastikan listrik, kompor gas dan keran air dalam keadaan mati. 

Ketiga, keluarga yang mudik perlu menginformasikan kepada tetangga yang tidak melaksanakan mudik atau Bhayangkara Pembina Ketertiban dan Keamanan Masyarakat (Bhabinkamtibmas) mengenai warga yang akan meninggalkan rumah saat Lebaran. 

Keempat, apabila menggunaan kendaraan pribadi untuk mudik, harus dicek (diperiksa) terlebih dahulu kondisi kendaraan demi keselamatan dalam perjalanan. Kelima, jika pemudik menggunakan kendaraan umum, pastikan hanya membawa barang yang diperlukan. Hindari untuk membawa barang berharga yang berlebihan.

Keenam, pemudik perlu memastikan adanya kekebalan dan imunitas terhadap Covid-19 saat mudik. Karena itu pemudik dihimbau melengkapi vaksinasi hingga dosis 3 atau booster. Ketujuh, pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi juga diharapkan mematuhi rambu-rambu lalu lintas di jalan. 

Kedelapan, jika pengemudi lelah dan mengantuk, beristirahatlah di rest area (tempat istirahat). Kesembilan, bila mengalami gangguan di jalan bisa menghubungi pos pengamanan atau pos pelayanan kepolisian di jalur mudik. Kesepuluh, tetap disipilin protokol kesehatan (prokes) dalam beraktivitas selama mudik. 

“Mari kita perhatikan kesepuluh tips mudik Lebaran tersebut agar mudik bisa berlangsung aman, sehat dan bahagia,"katanya. (Matra/AdeSM).

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA