. Laporan Khusus Pengamanan Arus Mudik di Jambi, Petugas Jangan Lengah, Deteksi Dini Potensi Gangguan Keamanan | MediaLintasSumatera
Home » , , , , , , » Laporan Khusus Pengamanan Arus Mudik di Jambi, Petugas Jangan Lengah, Deteksi Dini Potensi Gangguan Keamanan

Laporan Khusus Pengamanan Arus Mudik di Jambi, Petugas Jangan Lengah, Deteksi Dini Potensi Gangguan Keamanan

Written By MediaLintasSumatera on Senin, 25 April 2022 | 17.09


Gubernur Jambi, H Al Haris (kanan) dan Kapolda Jambi, Irjen Pol Rachmad Wibowo (kiri) pada Rakor Kesiapan Pengamanan Mudik dan Perayaan Idul Fitri  1443 Hijriyah (H) di auditorium rumah dinas Gubernur Jambi, Pasar, Kota Jambi, Senin (25/4/2022). (Foto : Matra/HumasPoldaJambi).

(Matra, Jambi) – Kesiagaan seluruh petugas sangat dibutuhkan untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik maupun perayaan hari raya Lebaran (Idul Fitri) 1443 Hijriyah (H). Untuk itu seluruh personil pasukan pengamanan arus mudik dan perayaan Lebaran yang diterjunkan selama Operasi Ketupat Siginjai 2022 di Jambi diharapkan bisa melaksanakan tugas dengan penuh kesiagaan. 

Petugas pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri di Jambi jangan sampai lengah. Deteksi dini berbagai potensi gangguan arus mudik dan peryaan Idul Fitri harus diintensifkan guna menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik dan perayaan Idul Fitri. 

Demikian beberapa pokok pikiran yang mengemuka pada Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Pengamanan Mudik dan Perayaan Idul Fitri  1443 Hijriyah (H) di auditorium rumah dinas Gubernur Jambi, Pasar, Kota Jambi, Senin (25/4/2022). 

Rakor Kesiapan Pengamanan Mudik dan Idul Fitri tersebut dihadiri Gubernur Jambi, Dr H Al Haris, SSos, MH, Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, SIK, MIK, Komandan Korem (Danrem) 042/Garuda Putih (Gapu) Jambi, Brigjen TNI Supriono, SIP, MM dan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi, Sapta Subrata. 

Kemudian hadir juga Kepala Badan Intelijen Nasional Daerah (Binda) Jambi, Brigjen Pol Irawan David Syah, Kepala Operasi Polda Jambi, Kombes Pol Feri Handoko, Kepala Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Jambi, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Bondan Witjaksono, SH, SIK, MM, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto dan para pejabat dinas instansi terkait. 
Gubernur Jambi, H Al Haris (tengah) pada rapat penanganan kelangkaan minak goreng di Jambi, baru-baru ini. (Foto : Matra/KominfoJambi).

Stabilitas Harga

Gubernur Jambi, Dr H Al Haris pada kesempatan tersebut mengatakan, pengamanan arus mudik dan perayaan Lebaran di Jambi yang sangat perlu dilakukan, yakni kecukupan persediaan dan stabilitas harga berbagai kebutuhan pokok. Baik itu minyak goreng, daging, telur, gula pasir, beras, tepung terigu, bumbu masak dan sebagainya.  

Kemudian, lanjutnya, persediaan gas elpiji, bahan bakar minyak (BBM), energi listrik dan air bersih di Jambi juga perlu dipantau secara serius mencegah terjadinya kelangkaan dan lonjakan harga. 

Sedangkan untuk keamanan arus mudik dan perayaan Lebaran, tambah Al Haris, pemantauan kondisi jalur mudik, kemacetan lalu lintas di jalur mudik perlu dilakukan secara dini dan intensif. Kegiatan yang sama harus dilakukan pada arus balik Lebaran. Hal itu penting mencegah gangguan keamanan, kelancaran dan keselamatan arus mudik dan perayaan Lebaran.

Al Haris mengatakan, pengawasan terhadap protokol kesehatan (prokes) juga haris tetap dilakukan secara ketat mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran. Untuk itu vaksinasi booster (tambahan) perlu terus diintensifkan terhadap para pemudik. Kemudian pemeriksaan tes PCR terhadap pemudik yang baru mendapatkan dua kali vaksinasi juga perlu dilakukan secara ketat. 

“Kami mengharapkan seluruh kegiatan yang dilaksanakan selama Operasi Ketupat Siginjai 2022 bisa menciptakan keamanan, kenyamanan, kelancaran dan keselamatan arus mudik maupun perayaan Lebaran di Jambi,”katanya. 

Sementara itu menurut Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Provinsi Jambi, kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi harus diaktifkan guna menjamin ketersediaan dan stabilitas harga berbagai kebutuhan pokok. Kemudian pemantauan ketersediaan BBM, gas elpiji dan listrik juga perlu dilakukan mencegah terjadinya kelangkaan dan lonjakan harga.

Dikatakan, potensi bencana alam, baik itu banjir, longsor dan erupsi gunung berapi juga perlu diantisipasi. Untuk itu personil pemadam kebakaran, Basarnas dan BPBD di Jambi perlu disiagakan dan jangan sampai lengah.

“Kami juga mengharapkan seluruh personil kepolisian mengantisipasi peningkatan pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas (lakalantas) selama arus mudik Lebaran. Kalau bisa pelanggaran dan lakalantas selama arus mudik Lebaran bisa ditekan,”katanya. 

A Rachmad Wibowo lebih lanjut mengatakan, pencegahan peningkatan penularan Covid-19 selama musim Lebaran juga perlu dilakukan secara intensif kendati situasi pandemi saat ini sudah mereda. Jajaran dinas kesehatan di Jambi perlu menyiapkan tenaga medis, ruang perawatan rumah sakit dan oksigen mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 pasca Lebaran. 

“Kami mengharapkan, prokes tetap dilaksanakan dengan ketat dan vaksinasi diintensifkan agar tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat pasca Lebaran,”ujarnya. 
Pasukan pengamanan Operasi Ketupat 2022 di Mabes Polri, Jakarta, baru-baru ini. (Foto : HumasPolri).

Potensi Gangguan

Sementara itu, Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Jambi, Kombes Pol Bondan Witjaksono, SH, SIK, MM, pada kesempatan tersebut memaparkan, pihaknya mendeteksi potensi -potensi yang bisa mengganggu keamanan, kenyamanan dan kelancaran arus mudik dan perayaan Lebaran. Baik itu potensi gangguan keamanan danketeriban masyarakat akibat situasi politik, sosial budaya, ekonomi dan keamanan. 

Potensi-potensi gangguan arus mudik dan perayaan lebaran di bidang politik tersebut,  yakni isu pemilihan presiden tiga periode, berakhirnya masa jabatan tiga bupati di Jambi, Bupati Muarojambi, Sarolangun dan Tebo. 

Potensi gangguan di bidang sosial budaya, aksi buruh pada Hari Buruh, Minggu (1/5/2022), intoleransi, bencana alam, Covid-19 dan unjuk rasa mahasiswa. Kemudian potensi gangguan ekonomi, yakni kelangkaan dan lonjakan harga pangan, kelangkaan BBM, illegal drilling (pengeboran minyak illegal), illegal mining (penambangan emas liar), pembalakan hutan dan konflik lahan. 

Dikatakan, guna menjamin keamanan dan kelancaran perayaan Idul Fitri, jajaran Polda Jambi juga melakukan pengamanan secara ketat ibadah salat tarawih di masji-masjid maupun salat Idul Fitri (Id) di masjid dan lapangan terbuka. Kemudian pengamanan juga dilakukan di tempat-tempat wisata dan pusat-pusat perbelanjaan. 

“Pengamanan yang kami lakukan diikuti dengan penawasan dan penertiban pelanggaran prokes. Salat Id, tempat rekreasi dan pusat perbelanjaan berpotensi menimbulkan kerumunan. Untuk itu kami mengawasi prokes agar warga masyarakat tetap patuh memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menjaga jarak,”katanya.

Dijelaskan, tempat ibadah atau masjid yang akan digunakan menjadi pusat salat Id di dua kota dan sembilan kabupaten di Provinsi Jambi mencapai 3.835 unit. Selain itu masih ada juga tempat-tempat salat Id di lapangan terbuka.  

“Sedangkan mengantisipasi kemacetan lalu lintas di jalur mudik maupun tempat-tempat perayaan Idul Fitri, termasuk di sekitar masjid dan lapangan terbuka, kami akan melakukan rekayasa atau pengaturan arah lalu lintas,”ujarnya.

Sementara itu Karo Operasional Polda Jambi, Kombes Pol Feri Handoko pada kesempatan tersebut mengatakan, untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1443 H, pihaknya menerjunkan 3.244 orang pasukan pengamanan mudik dan Idul Fitri. Pasukan gabungan dari Polri, TNI dan dinas – instasi terkait tersebut disiagakan di 51 Pos Komando (Posko), yakni 25 pos pengamanan, 21 pos pelayanan dan lima pos terpadu.

“Optimalisasi pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri   maulai Kamis (28/4/2022) hingga Senin (9/5/2022) atau selama 12 hari kami harapkan bisa menekan gangguan keamanan, lakalantas, pelanggaran prokes dan mencegah lonjakan Covid-19,”ujarnya.  

Danrem 042/Gapu Jambi, mengatakan, pihaknya mendukung penuh operasi pengamanan arus mudik dan perayaan Lebaran di Jambi. Dukungan tersebut ditandai dengan menerjunkan sekitar 1.608 personil TNI di dua kota dan sembilan kabupaten di pos – pos mudik dan Idul Fitri. 

Selain itu, tambahnya, Korem 042/Gapu Jambi juga menyiapkan tenaga kesehatan dan segala fasilitas pelayanan kesehatan mengantisipasi terjadinya kasus-kasus lakalantas, bencana alam dan peningkatan kasus Covid-19. 

“Kami sudah mengimbau seluruh jajaran TNI mulai dari tingkat Korem 042/Gapu Jambi, Kodim hingga Komando Rayon Militer (Koramil) tetap koordinasi dengan jajaran kepolisian dan dinas instansi terkait melaksanakan tugas pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri,”katanya. 

Sedangkan Ketua DPRD Provinsi Jambi, H Edi Purwanto pada kesempatan tersebut menyambut baik dan mendukung kesiapan seluruh jajaran aparat keamanan dan pemerintah daerah di Jambi mengantisipasi lonjakan arus mudik lebaran dan kemeriahan  perayaan Idul Fitri. 

“Kami mengapresiasi kesiapan seluruh pihak mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri nanti. Kami berharap kerja sama tetap terjalin dengan baik agar arus mudik dan Idul Fitri di Jambi berlangsung aman, nyaman dan lancar. Kami harapkan, kondisi pasar, kebutuhan pokok dan harga tetap dipantau mencegah kelangkaan kebutuhan pokok,”katanya. (Matra/Radesman Saragih).

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA