. Operasi Ketupat Toba, Menjamin Keamanan Mudik dan Idul Fitri di Siantar Simalungun | MediaLintasSumatera
Home » , , , , , , » Operasi Ketupat Toba, Menjamin Keamanan Mudik dan Idul Fitri di Siantar Simalungun

Operasi Ketupat Toba, Menjamin Keamanan Mudik dan Idul Fitri di Siantar Simalungun

Written By MediaLintasSumatera on Sabtu, 23 April 2022 | 11.42

Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga (kiri) memasang lambang kesiagaan kepada petugas pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba – 2022 di lapangan Koramil 08 Bangun,  Jalan Asahan Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumut, Jumat  (22/4/2022). (Foto : Matra/KominfoSimalungun).

(Matra, Pematangsiantar) – Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun menjadi salah satu daerah tujuan mudik Lebaran (Idul Fitri) 1443 Hijriyah (H) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Karena itu kedua daerah tersebut  akan dipadati pemudik dari luar daerah Siantar – Simalungun selama arus mudik perayaan Idul Fitri akhir April – awal Mei nanti. Baik itu dari Medan dan kota lain di Sumatera maupun dari Pulau Jawa. 

Bahkan pemudik di kedua daerah itu diperkirakan bakal membludak menyusul relaksasi (kelonggaran) melakukan perjalanan dan perayaan Lebaran yang diberikan pemerintah saat ini. Kota Pematangsiantar akan dipadati pemudik karena kota kedua terbesar di Sumut tersebut juga akan menjadi jalur transit dan lintasan arus mudik. Kemudian Kabupaten Simalungun juga akan dipadati pemudik karena memiliki objek wisata Kota Parapat dan Tigaras yang bakal diserbu pengunjung wisatawan selama libur Lebaran. 

Mengantisipasi kepadatan arus mudik Lebaran tersebut, mau tidak mau, pengamanan arus mudik, tempat wisata dan perayaan Idul Fitri di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun harus dilakukan dengan ekstra ketat. Hal itu penting agar arus mudik dan perayaan Lebaran di kedua daerah tersebut bisa berlangsung aman, tertib dan nyaman.

Guna menjamin keamanan arus mudik dan perayaan Lebaran di Kota Pematangsiantar – Kabupaten Simalungun, jajaran kepolisian di kedua daerah itu menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat (Ketupat) Toba 2022. Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pematangsiantar menggelar Apel Operasi Ketupat Toba 2022 dilLapangan H Adam Malik Kota Pematangsiantar, Jumat (22/4/2022). Kemudian Polres Simalungun menggelar Apel Operasi Ketupat Toba 2022 di di lapangan Koramil 08 Bangun,  Jalan Asahan Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumut, Jumat  (22/4/2022).

Operasi Ketupat Toba 2022 di Kota Pematangsiantar langsung dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Pematangsiantar, Hj dr Susanti Dewayani, SpA dan pimpinan jajaran instansi terkait. Sedangkan Operasi Ketupat Toba 2022 di Simalungun dihadiri Bupati Simalungun, St Radiapoh Hasiholan Sinaga, SH, MH dan jajaran pimpinan dinas instansi terkait.
  
Susanti Dwayani pada kesempatan tersebut mengharapkan seluruh jajaran keamanan dan pasukan pengamanan Lebaran di Kota Pematangsiantar meningkatkan kesiagaan. Hal itu penting mencegah adanya insiden selama arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1443 H. 

“Kemudian jajaran dinas intansi terkait di Kota Pematangsiantar juga diminta mendukung penuh Operasi Ketupat Toba 2022 demi terjaminnya keamanan dan ketertiban arus mudik maupun perayaan Idul Fitri,”katanya. 
Plt Wali Kota Pematangsiantar,  Hj dr Susanti Dewayani, SpA (dua dari kiri) memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2022 di lapangan H Adam Malik Kota Pematangsiantar, Jumat (22/4/2022). (Foto : Matra/KominfoSiantar).

Imbauan Kapolri

Sementara itu, Kapolri Jenderal Sigit Listyo Wibowo dalam sambutannya yang dibacakan Plt Wali Kota Pematangsiantar, Susanti Dewayani pada kesempatan tersebut mengatakan, Pemerintah Pusat telah menetapkan libur Nasional Hari Raya Idul Fitri 1443 H (2022) pada Senin – Serlasa (2 – 3/5/2022). Berkaitan dengan perayan Idul Fitri tersebut, pemerintah juga  menetapkan cuti bersama mulai Jumat ( 29/4/2022) hingga Jumat (6/5/2022). 

Berbeda dengan Idul Fitri tahun lalu, lanjutnya, pada Idul Fitri tahun ini pemerintah memberikan kelonggaran-kelonggaran kepada masyarakat. Hal itu dimaksudkan agar warga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Karena itu kegiatan mudik Lebaran tidak dilarang dan tidak dilakukan penyekatan-penyekatan di jalur-jalur lintasan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Dikatakan, hasil survei Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Perhubungan, jumlah warga masyarakat Indonesia yang mduik Lebaran tahun ini diperkirakan 85,5 juta orang. Mengantisipasi terjadinya transmisi Covid-19 menjelang, pada saat dan pasca perayaan Idul Fitri 1443 H diperlukan langkah-langkah sinergis dengan stakeholder (pihak terkait) agar masyarakat aman dan sehat merayakan rangkaian Idul Fitri 1443 H. 

Karena itu Polri, TNI, pemerintah pusat dan daerah serta stakeholder lainnya menggelar Operasi Ketupat 2022 selama 12 hari, mulai Kamis (28/4/2022) hingga Senin (9/5/2022). Hal itu ditetapkan berdasarkan melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 16 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri pada masa pandemi Covid-19. 

Menurut Kapolri, fokus pengamanan mudik dan Idul Fitri di seluruh Indonesia, yaitu sekitar 101.700 objek. Objek pengamanan tersebut, masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara. Operasi Ketupat Lebaran 2022 di Indoensia melibatkan 144.392 personel pengamanan gabungan. 

Pasukan pengaman tersebut berasal Polri sekitar 87.880 orang, TNI (13.287 orang), dinas instansi terkait (43.225 orang). Pasukan pengamanan mudik dan Idul Fitri tersebut disiagakan di 1.710 pos pengamanan, 734 pos pelayanan dan 258 pos terpadu.

Menyikapi imbuan Kapolri tersebut, Susanti Dewayani mengajak dan menghimbau masyarakat di Kota Pematangsiantar dan pemudik yang datang maupun transit di kota tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Hal itu penting mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, khususnya varian omicron yang dapat mengganggu kestabilan, keamanan dan terganggunya aktivitas sehari-hari di Kota Pematangsiantar. 
Plt Wali Kota Pematangsiantar,  Hj dr Susanti Dewayani, SpA (enam dari kanan) bersama seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Pematangsiantar pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2022 di lapangan H Adam Malik Kota Pematangsiantar, Jumat (22/4/2022). (Foto : Matra/KominfoSiantar).

Waspada Jalan Rusak 

Sementara itu, Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga pada Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat (Ketupat) Toba – 2022 di Simalungun mengatakan, seluruh pasukan pengamanan arus mudik dan Lebaran benar-benar melakukan pengawasan dan pengamanan secara ketat di setiap tempat rawan tindak kejahatan, kecelakaan lalu lintas dan kerumunan. 

“Kita sama-sama mengetahui bahwa Pemerintah Pusat sudah memberikan kelonggaran kepada masyarakat untuk melakukan mudik. Tidak ada lagi penyekat yang kita lakukan. Jadi kemungkinan tahun ini akan ada lonjakan pemudik,”katanya.

Menyikapi ledakan pemudik tersebut, Radiapoh Hasiholan Sinaga, mengimbau wara masyarakat, terutama pengguna jalan agar hati-hati ketika melintasi ruas jalan yang rusak di Kabupaten Simalungun. 

“Kita tahu kondisi jalan di Simalungun saat ini masih banyak yang belum diperbaiki. Ada beberapa titik ruas jalan yang rusak dan longsor, khususnya jalan lintas Pematangsiantar menuju Parapat. Untuk itu kami himbau masyarakat atau wisatawan agar berhati-hati saat melintasinya,”katanya. 

Dikatakan, mengatasi kerusakan dan longsornya badan jalan tersebut, Pemkab Simalungun telah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Longsor  jalan menuju Kota Parapat tersebut perlu segera diperbaiki. Kemudian jalur mudik berstatus jalan nasional dan provinsi di Simalungun juga perlu diperbaiki sebelum Lebaran.

“Kami berharap  jalaur mudik Lebaran di Simalungun sudah selesaai diperbaiki sepekan menjelang Lebaran. Dengan demikian seluruh ruas jalur mudik yang rusak di Simalungun sudah bisa dilalui pada libur Idul Fitri,”katanya.

Selain itu, Radiapih Hasiholan Sinaga juga menghimbau warga masyarakat, khususnya pemudik dan wisatawan yang datang ke Simalungun  agar tetap menjaga kesehatan. Kemudian para petugas juga diminta tetap menjaga kesehatan sehingga dapat bekerja optimal menjalankan tugas.
 
Sementara itu, Kapolres Simalungun, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Nicolas Dedi Arifianto pada kesempatan tersebut mengatakan, pihaknya menerjunka sekitar 850 personil gabungan mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri di Simalungun. Pengamanan difokuskan di jalur mudik, tempat ibadah (masjid), lapangan tempat salat Idul Fitri dan tempat wisata. 

“Kami akan mendirikan tujuh Pos Pengamanan dan satu Pos Pelayanan. Pos pelayanan dipusatkan di daerah pariwisata, yaitu Parapat. Kami juga akan melakukan pengaman di wilayah pelabuhan Tigaras yang merupakan wilayah Kabupaten Simalungun,"katanya.

Dikatakan, guna mengantisipasi kemacetan arus mudik, Polres Simalungun akan melakukan sistem buka tutup di jalur utama mudik dan tempat wisata. Ssistem buka tutup tersebut dilakukan jika volume kendaraan saat hari libur lebaran padat dan terjadi kemacetan.

Sementara Dandim 0207/Simalungun, Letkol Inf Roly Souhoka mengatakan, pihaknya juga ikut melakukan pengamanan arus mudik dan Idul Fitri dengan menerjunkan ratusan personil. 

“Kami sudah sampaikan kepada seluruh Koramil di Simalungun untuk terlibat dalam penanganan pengamanan menjelang hingga Idul Fitri nantu,”katanya. (Matra/Febriyan Purba/Radesman Saragih). 
Bupati Simalungun, Radiapoh Hasiholan Sinaga (empat dari kanan) bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Simalungun pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba – 2022 di lapangan Koramil 08 Bangun,  Jalan Asahan Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumut, Jumat  (22/4/2022). (Foto : Matra/KominfoSimalungun).

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA