. Persaingan Ketat Jangan Sampai Membuat Peran Pers Semakin Pudar | MediaLintasSumatera
Home » , , , , , » Persaingan Ketat Jangan Sampai Membuat Peran Pers Semakin Pudar

Persaingan Ketat Jangan Sampai Membuat Peran Pers Semakin Pudar

Written By MediaLintasSumatera on Senin, 11 April 2022 | 22.48

Gubernur Jambi, Dr H Al Haris, SSos, MH (tengah) pada Rakor Informasi Publik 2022 di Aston Hotel Jambi, Kota Jambi, Senin (11/4/2022). (Foto : Matra/KominfoJambi). 

(Matra, Jambi) – Pesatnya perkembangan pers saat ini yang ditandai dengan membludaknya jumlah penerbitan media massa membuat persaingan pers semakin ketat supaya bisa eksis. Namun pesatnya perkembangan pers tersebut diharapkan tidak sampai membuat peran pers dalam pembangunan semakin pudar. 

Di tengah pesatnya perkembangan pers justru pers harus bisa mempertajam fungsinya menjadi sarana edukasi (pendidikan) bagi masyarakat, media penyampaian kritik sosial dan menangkal hoax (berita bohong).

Demikian salah satu pokok pikiran yang mengemuka pada   Koordinasi (Rakor) Informasi Publik 2022 di Aston Hotel Jambi, Kota Jambi, Senin (11/4/2022). Rakor tersebut dihadiri Gubernur Jambi, Dr HAl Haris, SSos,MH, Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi (Kominfo) Provinsi Jambi, Ir Nurachmat Herlambang, MMA dan ratusan wartawan di Jambi. 

Menurut Gubernur Jambi, Al Haris, perkembangan pers saat ini sangat pesat, baik media cetak seperti surat kabar, media elektronik yang mencakup televisi, radio dan media online. Hendaknya perkembangan pers ini membawa dampak yang positif. Baik untuk menyampaikan informasi-informasi pembangunan daerah, sarana edukasi kepada masyarakat maupun sebagai penyambung lidah masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, kritik dan saran. 

Al Haris mengatakan, pers memiliki peran penting sebagai penyemangat bagi masyarakat dan pemerintah memajukan pembangunan Provinsi Jambi. Kemudian pers juga berperan besar  menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kinerja pemerintah daerah. 

“Kemudian pers juga harus tetap bisa menjalankan fungsinya sebagai salah satu pilar dalam demokrasi. Hal itu penting karena pers memiliki peran penting sebagai penyambung komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat,”katanya.

Dijelaskan, pers merupakan lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya. Penyebaran informasi tersebut kepada masyarakat luas (khalayak) dilakukan menggunakan media cetak, media elektronik dan segala jenis saluran yang tersedia.

“Pers menjadi lampu pembangunan bagi pemerintah daerah. Keterbukaan informasi publik yang dibangun pemerintah bersama lembaga publik dan kemitraan saling memberikan informasi pembangunan kepada masyarakat,”ujarnya. 

Al Haris mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov Jambi) Jambi melalui Dinas Kominfo Provinsi Jambi sebagai leading sector (ujung tombak) memberikan informasi kepada masyarakat dan publik mengenai informasi-informasi terkait program, kebijakan serta capaian pembangunan daerah Provinsi Jambi.

Dalam menjalankan fungsi tersebut, lanjutnya, pemerintah bermitra dengan pers dalam memberikan informasi kepada masyarakat dan publik. Selain itu, pers memberikan edukasi mengenai kebijakan, kegiatan, kinerja, sosialiasi program pemerintah terkait apa yang telah, sedang dan akan dilakukan oleh pemerintah. 

“Penyempaian informasi pembangunan itu penting agar dapat diterima masyarakat secara jelas dan faktual, sehingga menimbulkan situasi yang kondusif dan konstruktif dalam pelaksanaan pembangunan,”jelasnya. 

Al Haris mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jambi harus dekat dengan media dan jangan anti terhadap media. Hal itu perlu guna menjalin komunikasi yang baik.  

“Saya minta kepada kepala OPD harus dekat dengan media. Pejabat jangan menghindarketika mereka meminta informasi pembangunan Provinsi Jambi sesuai dengan bidang yang diinginkan. Media adalah lampu pembangunan, sehingga jangan takut ketika media meminta statment, berikan penjelasan sesuai capaian dan target,”tegasnya.
Seorang jurnalis menyampaikan pendapat pada Rakor Informasi Publik 2022 di Aston Hotel Jambi, Kota Jambi, Senin (11/4/2022). (Foto : Matra/KominfoJambi). 

Kontrol Sosial

Al Haris sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas fungsi yang dijalankan pers, termasuk kontrol sosial, fungsi mengkritik dalam konteks kritik konstruktif yang sifatnya membangun. 

“Tentunya saya mengharapkan agar fungsi yang dijalankan pers tersebut turut mendorong pembangunan dan kemajuan Provinsi Jambi juga ikut mencerdaskan anak bangsa,”katanya.

Menurut Al Haris, melalui rakor informasi publik tersebut, pemerintah dan pers dapat meningkatkan kerja sama menangkal dan memerangi hoax (berita bohong). Dengan demikian warga masyarakat dan publik tidak memperoleh berita bohong, melainkan berita benar, yang dapat mempengaruhi persepsi, respon, dan reaksi masyarakat.

“Rakor ini, selain menjadi ajang silaturahmi, juga menjadi upaya untuk membangun dan terus memperkuat kemitraan pemerintah daerah dengan pers untuk meningkatkan pelayanan informasi publik yang konstruktif kepada masyarakat,”tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi, Ir Nurachmat Herlambang, MMA mengatakan, rakor informasi public tersebut bertujuan menjalin silahturahmi dan lebih meningkatkan sinergitas antara pemerintah dengan pers di Jambi. 

“Kegiatan ini sangat penting guna mempererat silaturahmi antara jurnalis dan jajaran apartur Pemprov Jambi Provinsi Jambi. Sselain itu juga untuk menjalin komunikasi antara jajaran pemerintahan dengan media agar saling mengerti apa yang dilakukan pemerintah,”katanya. 

Sementara Kepala Bidang Informasi Publik dan Statistik Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi, Sabri Yanto, SH, MH, selaku Ketua Panitia Rakor Informasi Publik 2022 mengatakan, rakor tersebut dimaksudkan melakukan koordinasi dengan semua pihak terkait pembangunan di Provinsi Jambi.

“Sasaran utama pembangunan  yang perlu dicapai melakui rakor tersebut, yakni transformasi informasi dan komunikasi melalui media massa cetak, elektronik dan online, penyusunan materi informasi kebijakan pemerintah daerah, melakukan koordinasi pemberitaan daerah dan fasilitasi pengembangan kualitas insan pers, fasilitasi kerja sama dengan media massa dan pengembangan literasi media,”katanya. (Matra/AdeSM).

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA