. Heboh Rayakan Lebaran, Pengunjung Kebun Bintang Kota Siantar Membludak | MediaLintasSumatera
Home » , , , , , , » Heboh Rayakan Lebaran, Pengunjung Kebun Bintang Kota Siantar Membludak

Heboh Rayakan Lebaran, Pengunjung Kebun Bintang Kota Siantar Membludak

Written By MediaLintasSumatera on Kamis, 05 Mei 2022 | 07.03

Pengunjung memadati Kebun Binatang atau Taman Hewan Kota Pematangsiantar pada H + 3 Lebaran, Rabu (4/5/2022). (Foto : Matra/FebP).

(Matra, Pematangsiantar) – Pengunjung Kebun Binatang (Taman Hewan) Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut) benar-benar membludak selama memasuki dua hari libur Lebaran (Idul Fitri) 1443 Hijriyah atau H + 2 dan H + 3, Selasa – Rabu (3 – 4/5/2022). Warga Kota Pematangsiantar dan pemudik dari luar kota memadatai objek wisata tersebut setelah melakukan kunjungan silaturahmi Lebaran kepada sanak saudara dan handai tolan. 

Pantauan medialintassumatera.com (Matra) di Taman Hewan Pematang Siantar (THPS) atau Siantar Zoo, Jalan Gunung Simanuk Manuk No 2, Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsianta, Rabu (4/5/2022) pagi - siang, pengunjung antre membeli tiket di loket pintu masuk objek wisata tersebut. 

Pengunjung yang hendak masuk ke kebun binatang tersebut banyak yang berdesakan membeli tiket, sehingga suasana di pintu masuk macet. Antusiasme pengunjung merayakan Lebaran di Siantar Zoo membuat mereka banyak mengabaikan protokol kesehatan (prokes) seperti tikam memakai masker dan tidak menjaga jarak.

Putri Pasaribu (35), seorang pengunjung asal Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun mengatakan, Dia membawa keluarga berlibur ke  Taman Hewan Siantar untuk merayakan libur Lebaran setelah melakukan kunjungan ke rumah sanak saudara di Tanah Jawa dan Kota Pematangsiantar, Senin – Rabu (2 – 4/5/2022). 

“Saya juga berani membawa keluarga Liburan ke taman hewan ini karena pemerintah sudah memperbolehkan berkunjung ke tempat wisata lebih bebas sekarang ini. Selama dua tahun terakhir, kami tidak berkunjung ke tempat wisata merayakan liburan, termasuk Lebaran karena pandemi Covid-19,”katanya. 

Putri Pasaribu mengatakan, taman hewan atau kebun binatang tersbut sangat cocok menjadi tempat merayakan libur Lebaran bersama keluarga, khususnya anak-anak. Anak-anak bisa mengetahui lebih banyak tentang jenis satwa setelah melihat koleksi satwa di taman hewan tersebut. 

“Anak-anak sangat senang berkunjung ke kebun binatang ini. Mereka meluapkan kegembiraan karena sudah lebih dua tahun terkukung di rumah akibat pandemi Covid-19. Rekreasi ke kebun binatang ini benar-benar bisa menghilangkan rasa penat dan stress selama ini,”katanya.

Menurut penilaian Putri Pasaribu, Taman Hewan Kota Pematangsiantar masih perlu dibenahi dari segi kebersihaan dan penataan tempat rekreasi. Areal taman kewan tersebut juga perlu diperluas agar pengunjung tidak penuh sesak. 

“Harapan saya taman hewan itu diperluas agar pengunjung tidak penuh sesak di kala libur Lebaran seperti saat ini. Saat ini pengunjung taman hewan ini padat sementara areal taman hewan ini relative sempit. Jadi terasa sesak berada di taman hewan ini. Kemudian penjagaan di sini kurang. Kalau bisa penjagaannya diperketat  lagi mencegah aksi copet,”katanya. 

Sementara itu, K Tobing (45), warga Kota Tebing Tinggi di Taman Hewan Kota Pematangsiantar mengatakan, pihaknya berkunjung ke taman hewan tersebut setelah melakukan silaturahmi Lebaran ke rumah sanak saudaranya di Kota Pematangsiantar. 

“Kami menyempatkan berkunjung ke objek wisata ini sebelum pulang ke Kota Tebing Tinggi. Kebebasan berkunjung ke tempat wisata pada libur Lebaran kali ini benar-benar menghilangkan rasa penat,”katanya.

Dijelaskan, kebijakan Pemerintah Pusat memebrikan kelonggaran berkegiatan kepada warga masyarakat selama arus mudik, perayaan dan libur Lebaran cukup melegakan warga masyarakat. Kebebasan merayakan Lebaran kali ini membuat rasa tertekan yang melanda masyarakat selama dua tahun pandemi Covid-19 terasa lepas. 

“Namun kami berharap warga masyarakat yang mudik dan merayakan libur Lebaran tetap mematuhi prokes. Hal ini penting mencegah munculnya kembali kasus Covid-19. Petugas di tempat wisata ini juga perlu diperbanyak, khususnya mengawasi keamanan dan prokes,”katanya. 
Kepala Keamanan Taman Hewan Kota Pematangsiantar, Warsito mengawasi situasi kepadatan pengunjung di taman rekerasi tersebut, Rabu (4/5/2022). (Foto : Matra/FebP).

Sementara itu, Kepala Keamanan Taman Hewan Kota Pematangsiantar, Warsito (40) mengatakan, pihaknya secara intensif mengimbau pengunjung agar tetap mematuhi prokes. Kemudian pihak pengelola taman wisata tersebut juga menyiapkan sarana prokes seperti tempat cuci tanagn dengan sabun di pintu masuk. 

“Saya terus mengimbau pengunjung mematuhi prokes, khususnya memakai masker berkeliling taman menggunakan pengeras suara. Mencegah kerumunan di pintu masuk, kami menyediakan empat pintu keluar masuk,”katanya. 

Dijelaskan, pengunjung yang masuk ke taman hewan tersebut diwajibkan menggunakan masker. Pengunjung yang tidak menggunakan masker tidak diizinkan masuk dan membeli tiket. Pengunjung juga tidak diperbolehkan membawa tikar sendiri. Karena itu pengunjung yang membawa tikar terpaksa dititipkan kepada petugas. 

“Pengunjung kebun binatang kami perbolehkan makanan namun terbatas. Pengunjung hanya bisa membwa makanan ringan. Aturan itu kami berlakukan agar pengunjung tidak terlalu lama berada di dalam taman. Sedangkan alat prokes atau tepat cuci tangan yang kami dediakan di luar dan dalam taman mencapai 60 unit,”katanya.

Menurut Warsito, jumlah pengunjung Taman Hewan Kota Pematangsiantar juga dibatasi maksimal  10.000 orang setiap hari. Pemantauan kepadatan dan kerumunan pengunjung di taman rekreasi tersebut dilakukan juga melalui kamera pemantau (CCTV). 

Warsito  mengatakan, sistem pengamanan Taman Hewan Kota Pematangsiantar dilakukan dengan ketat. Petugas keamanan merupakan satuan gabungan dari unsur kepolisian, TNI, dinas perhubungan, satuan polisi pamong praja (Satpol PP). Petugas difoksukan mengatur pengunjung di pintu masuk dan pintu keluar. 

Dikatakan, pengunjung kebun binatang Kota Pematangsiantar tersebut banyak berasal dari luar kota. Misalnya dari Kabupaten Simalungun, Kota Tebing Tinggi dan sekitarnya. Selain itu banyak juga pemudik yang berkunjung ke rumah keluarga atau pulang kampung dari berbagai daerah di luar Kota Pematangsiantar dan dari luar Sumut. Jumlah pengunjung kebun binatang Kota Pematangsiantar, Rabu (4/5/2022) diperkirakan mencapai 5.000 orang. (Matra/FebP).

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA