. Masih Ada Orang Tua di Simalungun Tidak Izinkan Anak Ikut Imunisasi | MediaLintasSumatera
Home » , , , » Masih Ada Orang Tua di Simalungun Tidak Izinkan Anak Ikut Imunisasi

Masih Ada Orang Tua di Simalungun Tidak Izinkan Anak Ikut Imunisasi

Written By MediaLintasSumatera on Senin, 06 Juni 2022 | 19.12

Petugas kesehatan Puskesmas Kecamatan Gunung Malela melakukan imunisasi kepada siswa SDN 094156 Bandar Siantar, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Senin (6/5/2022). (Foto : Matra/KominfoSimalungun).

(Matra, Simalungun) – Kalangan orang tua di Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) masih ada yang tidak mengizinkan anak-anak mereka mengikuti imunisasi. Hal tersebut tampak pada peluncuran (launching) Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang dilaksanakan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Bandar Siantar di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 094156 Bandar Siantar, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Senin (6/5/2022).

Kepala Pukesmas Bandar Siantar, Sri Dewi SKep, NS pada pelaksanaan BIAN tersebut mengatakan, jumlah siswa SD yang mendapatkan imunisasi pada kesempatan tersebut sebanyak 138 orang dari 159 orsang siswa SDN 094156 Bandar siantar. Sebanyak 21 orang siswa tidak mendapatkan imunisasi karena tidak hadir. Sebanyak 12 orang tidak hadir imunisasi karena sakit dan sembilan orang tidak diizinkan orang tua mereka ikut imunisasi.

Dijelaskan, imunisasi yang dilaksanakan Puskesmas BandarSiantar selama BIAN Juni ini berada di 38 pos pelayanan. Sedangkan jumlah sasaran imunisasi mencapai 2.381 orang. Sasaran imunisasi, yakni anak-anak berusia sembilan bulan hingga 15 tahun. 

“Pos pelayanan imunisasi berada di Posyandu, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak(TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama(SMP),"katanya.

"Bagi siswa yang tidak hadir dan belum mendapatkan imunisasi masih bisa mendapatkan imunisasi dengan cara membawa anak tersebut ke Pukesmas. Orang tua yang tidak mengizinkan anaknya diimunisasi supaya membuat surat pernyataan bahwa anaknya tidak boleh disuntik,"ujarnya. 

Menurut Sri Dewi, pihaknya telah melakukan sosialisasi imunisasi di lingkungan sekolah, kegiatan masjid dan kader-kader Posyandu. Imunisasi di lingkungan sekolah dikoordinasikan dengan pihak sekolah. Karena itulah imunisasi untuk siswa dimulai Senin (6/6/2022). 

“Mudah-mudahan pelaksanaan imunisasi di lingkungans ekolah berjalan lancer dan bisa diterima semua orang tua dan pihak sekolah,”katanya. 

Dikatakan, Bupati Simalungun, St Radiapoh Hasiholan, SH, MH sangat mendukung pelaksanaan BIAN, termasuk di Kecamatan Gunung Malela. Untuk itu BIN dilakukan dengan tetap berkoordinasi dengan jajaran dinas kesehatan dan dinas pendidikan. 

"Kami berharap dukungan orang tua, guru, dinas pendidikan maupun perangkat desa yang ada di wilayah Kecamatan Gunung Malela terhadap program BIAN ini. Dukungan tersebut sanbgat penting agar pelaksanaan BIAN bisa berjalan lancer di setiap pos pelayanan imunisasi,”katanya. 

Sementara itu, guru SDN 094156 Bandar Siantar, Devi Saragih, SPd pada kesempatan tersebut mengatakan, kegiatan imunisasi tersebut sangat bagus demi kesehatan anak-anak. Program BIAN harus didukung karena program tersebut merupakan program Pemerintah Pusat. Imunisasi penting supaya anak-anak terhindar dari penyakit.

"Kami berharap imuniasi ini dilakukan sekali enam bulan. Namun imunisasi ini perlu sosialisasi kepada pihak sekolah dan kalangan orang tua sisaw,”katanya.

Sementara Sekretaris Camat Gunung Malela, Sugiharto mengatakan, imunisasi sangat baik dilakukan kepada anak-anak sejak dini agar mereka terhindar dari berbagai penyakit. Kemudian BIAN merupakan program pemerintah. Imunisasi kepada anak-anak SD di bawah usia 10 tahun sangat bermanfaat demi meningkatkan kekebalan tubuh mereka.

Menurut Sugiharto, menghadapi pandemi Covid-19 dua sejak dua tahun lalu, vaksinasi menjadi salah satu upaya penting meningkatkan kekebalan tubuh anak-anak. Kemudian menghadapi penyakit kusta, anak-anak juga membutuhkan imunisasi selama BIAN.

"Melalui program BIAN ini, kita mengharapkan segala wabah penyakit itu dapat teratasi. Hal itu bisa dilakukan dengan meningkatnya kekebalan tubuh anak-anak kita,"harapnya. 

Launching BIAN di SDN Bandar Suantar tersebut turut dihadiri Bidan Desa, Agustin, Amd, Keb, staf Puskesmas Gunung Malela, Ramziah, AMD, Ismi Wahyuni Refiyanti, Amd, Keb,  dan Roi Saragih. Kemudian staf kantorCamat Gunung malela, Soliaman Saragih, SH, Pangulu Gunung Malela, Suria dan Bintara Pembina Masyarakat (Babinsa) Gunung Malela, Sertu TNI Zulham. (Matra/Feb/AdeSM).

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA