. Pesan Pastoral Sang Guru Religi, Pdt DR (HC) WTP Simarmata, MA, Berita Kenangan di HKBP Syaloom Jambi, | MediaLintasSumatera
Home » , , » Pesan Pastoral Sang Guru Religi, Pdt DR (HC) WTP Simarmata, MA, Berita Kenangan di HKBP Syaloom Jambi,

Pesan Pastoral Sang Guru Religi, Pdt DR (HC) WTP Simarmata, MA, Berita Kenangan di HKBP Syaloom Jambi,

Written By MediaLintasSumatera on Sabtu, 18 Juni 2022 | 09.41

Anak-anak Sekolah Minggu HKBP Syaloom Aur Duri, Kota Jambi menyambut kehadiran Ephorus HKBP, Pdt Willem TP Simarmata MA (tengah) dan rombongan pendeta HKBP Jambi di gereja tersebut, Minggu (27/4/2014). (Foto : Warna/Rds)

(Warna/Jambi) – Ibadah Raya dan Pesta Pembangunan HKBP Syaloom Aur Duri, Resort HKBP Kebun Kelapa Kota Jambi, Distrik XXV Provinsi Jambi di lapangan gereja darurat HKBP Syaloom Aur Duri, Kota Jambi, Minggu (27/4/2014) berlangsung meriah. Kehadiran Ephorus HKBP (Ompui), membuat Ibadah Raya dan Pesta Pembangunan HKBP Syaloom Aur Duri tersebut bertambah semarak. 

Ratusan anak-anak Sekolah Minggu HKBP Syaloom Aur Duri mengelu-elukan Ephorus HKBP, Pdt Willem TP Simarmata MA dan isteri Br Purba Pakpak di Gereja mereka. Ketika menyambut kehadiran Ephorus, anak-anak SM gereja tersebut mengibarkan bendera merah putih sembari meneriakkan yel-yel, “Hidup HKBP, Selamat Datang Ompung Ephorus,” berkali-keli. Dua orang anak SM gereja tersebut pun dengan bangganya mengalungkan dan memberikan bunga kepada Ephorus HKBP dan isteri. 

Sedikitnya 3.000 orang warga jemaat HKBP dari Kota Jambi, berbagai kabupaten di Jambi, Bengkulu, Jakarta beserta para undangan dari gereja tetangga pun menyambut meriah kehadiran Ephorus HKBP. Mereka sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian pesta rohani gereja di daerah pinggiran Kota Jambi itu. Ibadah Raya HKBP Syaloom yang berlangsung aman dan tertib tersebut meriah berkat penampilan paduan suara warga jemaat HKBP Kota Jambi dan paduan suara Pemuda HKBP Syaloom Aur Duri. 
Ephorus HKBP, Pdt Willem TP Simarmata MA (kiri depan pakai kalung bunga) dan isteri (kanan) melambaikan tangan menyambut jemaat HKBP Jambi ketika hendak menuju tenda tempat Ibadah Raya dan Pesta Pembangunan HKBP Syaloom Aur Duri, Kota Jambi, Minggu (27/4/2014). (Foto : Warna/Rds)

Semarak Pesta Pembangunan HKBP Syaloom Aur Duri Kota Jambi sangat terasa ketika Ephorus HKBP dan Isteri bersama para pendeta HKBP Jambi manortor (menari) bersama menyambut warga jemaat dan para undangan yang memberikan sumbangan. Diiringi musik dan lagu-lagu Batak, Melayu, Karo dan Simalungun berirama rancak (gembira) yang dibawakan Embas Grup Kota Jambi, Ephorus HKBP, para pendeta HKBP dan seluruh hadirin larut dalam suasana suka cita. 

Hujan deras yang mengguyur lokasi pesta dan membasahi Ephorus HKBP beserta seluruh jemaat tak menyurutkan semangat mereka untuk menari, bergembira bersama. Puluhan juta dana pembangunan HKBP Syaloom Aur Duri pun berhasil dihimpun dalam acara manortor bersama tersebut. 

Pesan Pastoral 

Sementara itu,  Ephorus HKBP, Pdt Willem TP Simarmata MA pada khotbah dan pesasn pastoralnya pada kesempatan tersebut mengharapkan HKBP di Jambi perlu semakin proaktif menyikapi maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obat berbahaya (narkoba) di Jambi. Bahaya narkoba tersebut kini semakin mengancam generasi muda, termasuk anak-anak, remaja dan pemuda HKBP di Jambi karena peredaran narkoba di Jambi terus meningkat dengan cepat. 

“Berdasarkan informasi yang saya peroleh ketika mengadakan pertemuan dengan Wali Kota Jambi, Sy Fasha dan tokoh agama dan para pejabat Jambi di rumah Wali Kota Jambi, Sabtu (26/4/2014) malam, sedikitnya 20 kg narkoba jenis shabu-shabu beredar di Kota Jambi. Saya khawatir, peredaran narkoba tersebut sudah merambah ke kalangan anak-anak kita. Selain itu anak-anak kita juga banyak terjerumus kenakalan akibat kebebasan main internet. Hal ini harus diantispasi lebih serius agar anak-anak kita jangan sampai terjerumus pada kerusakan moral,”katanya.

Menurut Ephorus HKBP, Gereja-gereja HKBP di Jambi perlu meningkatkan pembinaan mental dan rohani terhadap anak-anak dan remaja agar mereka memiliki ketahanan iman dan mental menghadapi berbagai godaan penyalahgunaan narkoba dan penyakit sosial lainnya. Tanpa benteng iman dan mental yang kuat, anak-anak HKBP di Jambi suatu saat akan terjerumus pada berbagai penyakit sosial, terutama penyalahgunaan narkoba. 
Ephorus HKBP, Pdt Willem TP Simarmata MA menanam pohon di halaman HKBP Syaloom Aur Duri, Kota Jambi sebelum Ibadah Raya dan Pesta Pembangunan Gereja HKBP Syaloom Aur Duri, Minggu (27/4/2014). (Foto: Warna/Rds)

Ephorus HKBP mengatakan, mentalitas dan iman anak-anak sekarang ini cenderung rapuh karena mereka cenderung kurang mendapatkan pembinaan rohani yang baik dan kurang mendapatkan kasih saying dari orang tua. Mentalitas mereka berbeda dengan para orang tua mereka yang merantau hanya bermodal doa dan pengharapan. 

“Anak-anak kita sekarang cenderung kurang kuat mental menghadapi godaan – godaan  dunia ini. Iman dan mentalitas anak-anak kita banyak yang rapuh karena minimnya pembinaan iman dan pemberian kasih sayang. Untuk itu, mari kita bina mental dan rohani anak-anak kita agar mereka selamat dari ancaman bahaya narkoba dan kenakalan,”ujarnya. 

Jemaat Terpencil

Ephorus HKBP juga mengimbau Gereja HKBP di perkotaan, khususnya di Jambi meningkatkan pelayanan (Pekabaran Injil) ke daerah-daerah pelosok atau terpencil di Jambi. Masalahnya saat ini banyak warga jemaat HKBP yang bermukim di daerah terpencil atau pelosok Jambi membuka usaha perkebunan kelapa sawit. Sebagian warga jemaat HKBP di daerah pelosok Jambi itu tidak pernah beribadah seperti warga jemaat HKBP di perkotaan. Bila dibiarkan, warga jemaat HKBP di daerah pelosok tersebut akan hilang atau lepas dari persekutuan HKBP. 

“Berdasarkan hasil kunjugan saya tiga hari ini, Kamis – Sabtu (24 – 26/4/2014) ke beberapa daerah pengembangan pembangunan perkebunan kelapa sawit di Provinsi Jambi, ternyata banyak warga jemaat HKBP tinggal di pinggiran kota dan pelosok daerah kabupaten. Mereka tidak bisa menikmati ibadah seperti di HKBP perkotaan. Masalahnya mereka tak pernah dikunjungi pelayan dan sebagian tidak bisa membangun rumah ibadah akibat situasi lingkungan. Mereka ini harus kita layani melalui pengembangan pelayanan HKBP ke luar kota,”katanya. 

Menanggapi Jemaat HKBP Syaloom Aur Duri yang hingga kini tidak bisa melanjutkan pembangunan akibat situasi lingkungan, Ephorus HKBP mengatakan, Pimpinan Pusat HKBP terus berupaya melakukan pendekatan kepada jajaran pemerintah di Jambi agar memperhatikan kesulitan beribadah bagi warga HKBP di Jambi. 

Ephorus HKBP juga berharap agar jemaat HKBP Syaloom Aur Duri tidak sampai putus asa, patah semangat dan kehilangan pengharapan akibat kesulitan membangun rumah ibadah. Upaya yang telah dilakukan untuk itu, yakni pertemuan dengan Wali Kota Jambi, Sy Fasha dan para pimpinan agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jambi serta pertemuan dengan Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus. 

“Saya berharap Gereja HKBP Syaloom Aur Duri ini cepat dibangun kembali. Untuk itu warga jemaat di sini tetap tegar. Jangan sampai warga jemaat di sini patah semangat menghadapi pergumulan iman ini,”katanya.

Ephorus HKBP juga mengharapkan agar segenap warga HKBP di Provinsi Jambi senantiasa memberikan kontribusi kepada pembangunan daerah. Salah satu di antaranya, yakni memberikan pajak dan mentaati peraturan pemerintah setempat. 

“Selain itu warga jemaat HKBP di Jambi juga harus pandai bermasyarakat, membawa iklim kesejukan di masyarakat, membawa kedamaian dan kebersamaan. Hal ini penting agar orang lain tahu bahwa kita membawa kedamaian, satu untuk membangun dan semangat untuk bekerja,”paparnya. 

Sementara itu, Guru Huria (Ketua Majelis Jemaat) HKBP Syaloom Aur Duri Kota Jambi, St T Sianipar pada kesempatan tersebut mengatakan, gedung Gereja HKBP Syaloom Aur Duri tidak bisa dibangun sejak tahun 2012 karena disegel Wali Kota Jambi, dr H Bambang Priyanto. Pembangunan gereja tersebut pun terbengkalai hingga sekarang. 

Karena itu warga jemaat HKBP Syaloom Aur Duri kini terpaksa membangun gereja darurat di lokasi tersebut. Gereja darurat dari papan tersebut hanya berukuran kecil, sehingga Pesta Pembangunan HKBP Syaloom Aur Duri yang dihadiri 3.000 orang hari Minggu (27/4/2014) terpaksa dilaksanakan di dalam tenda di halaman belakang gereja.  

Dijelaskan, warga jemaat HKBP Syaloom Aur Duri Kota Jambi tahun ini mencapai 470 kepala keluarga (KK) atau sekitar 2.300 jiwa. Gereja tersebut mulai berdiri sejak tahun 1997. Kasus penyegelan HKBP Syaloom Aur Duri saat ini sedang diproses secara hukum di Mahkamah Konstitus (MK). (Warna/Rds) (Dikutip Dari Blog : Warta Nasrani Jambi).

Share this article :

Posting Komentar

Kita Bisa

RAGAM BERITA